Tidak hanya bayi, ibu juga mendapat banyak manfaat dari menyusui seperti mengurangi resiko kanker payudara dan ovarium serta resiko diabetes.
Produksi ASI tentunya akan sangat menentukan keberhasilan pemberian ASI eksklusif.
Bagi ibu bekerja yang ingin memberikan ASI esklusif, perlu dipersiapakan sejak dini agar produksi ASI cukup baik untuk menyusui langsung maupun disimpan.
Sejak masa kehamilan, ibu sebaiknya mengikuti konseling laktasi atau menyusui pada usia kehamilan 7 dan 9 bulan.
Segera setelah bayi lahir bila tidak ada masalah, dapat dilakukan inisiasi menyusui dini (IMD).
ASI sendiri sebaiknya di berikan setiap 2 hingga 3 jam sekali, jangan menunggu payudara terasa penuh melainkan berikan secara rutin agar produksi ASI terus berlangsung.
Ibu juga diharapkan bisa cukup istirahat, menghindari stress, mengkonsumsi cukup nutrisi dari protein hewan dan tercukupi kebutuhan cairan.
BAGI IBU YANG BEKERJA, 3 BULAN WAKTU CUTI SEBAIKNYA DIGUNAKAN UNTUK MELAKUKAN HAL DIATAS AGAR NANTINYA PRODUKSI ASI LANCAR MESKIPUN TIDAK MENYUSUI SECARA LANGSUNG.
Dukungan baik secara emosional maupun bantuan keluarga terutama suami juga ikut menentukan keberhasilan ASI esklusif. Ayah yang dekat dengan bayi, memiliki sikap yang positif dan mempunyai pengetahuan yang luas tentang menyusui juga sangat membantu ibu.
Salah satu hal yang bisa dilakukan ayah secara langsung adalah memberikan pijat pada bahu atau dikenal dengan pijat oksitosin, untuk meningkatkan produksi ASI.
Pada ibu yang bekerja memberikan ASI eksklusif tentunya akan lebih sulit dibandingkan ibu tidak bekerja atau ibu rumah tangga. Hal ini yang menyebabkan cakupan ASI rendah dan belum mencapai target nasional
Hambatan Ibu Dalam Memberi ASI Ekslusif
Di era milenial ini tentunya banyak ibu yang bekerja atau wanita karir. Beberapa faktor yang menjadi hambatan bagi ibu bekerja dalam memberikan ASI eksklusif antara lain: waktu yang terbatas, jarak antara ibu dan bayi, faktor fisik ibu yang kelelahan, tidak tersedianya ruangan menyusui dan rekan atau lingkungan kerja yang kurang mendukung.
Berikut beberapa tips agar ibu bekerja tetap dapat memberikan ASI esklusif;
Pertama, pilih metode ternyaman dan tercepat dalam memerah ASI, bisa dengan memerah dengan tangan, mengggunakan alat pompa manual atau alat pompa elektrik.