Idenusantara.com - Penyebab batuk pada bayi dan balita yang utama adalah virus dan bakteri yang menempel di saluran pernapasan dan pada akhirnya berkembangbiak dan bersifat menular. Namun, tahukan Bunda bahwa masih ada hal lain yang bisa memicu batuk pada anak, lho. Kira-kira apa saja dan bagaimana cara mengatasinya, ya?
Penyebab Batuk pada Bayi
Batuk pada bayi umumnya bukanlah kondisi yang berbahaya dan biasanya berlangsung tidak lebih dari dua minggu. Namun, hal ini tentunya akan membuat mereka merasa tidak nyaman. Inilah yang biasanya akan membuat mereka rewel dan tidak mau menyusu.
Penyebab batuk pada bayi biasanya virus atau bakteri yang masuk ke dalam tubuh akibat ruangan yang terlalu lembap, atau biasanya tertular dari anggota keluarga lainnya. Sama halnya seperti orang dewasa, bayi juga bisa mengalami batuk berdahak dan tidak berdahak.
Mengingat bahwa pemberian obat pada bayi tidak dianjurkan, maka hal berikut inilah yang bisa Bunda lakukan jika sang bayi mengalami batuk.
Baca Juga: Penyebab Batuk pada Anak dan Cara Mengatasinya
• Memberikan ASI lebih banyak dari biasanya. Hal ini karena ASI mengandung zat pembentuk kekebalan tubuh yang bisa membantu mereka melawan infeksi virus yang terjadi. Bahkan, ASI juga sangat baik untuk mengencerkan dahak dan melegakan tenggorokan Si Kecil saat batuk.
• Meneteskan cairan saline atau obat tetes hidung yang terbuat dari larutan garam steril. Fungsinya adalah untuk mengeluarkan lendir yang mengendap di hidung dan tenggorokan bayi. Namun, jangan membuatnya sendiri di rumah ya Bunda, agar lebih aman ada baiknya untuk membelinya di apotek langsung. Jangan lupa untuk mengonsultasikannya terlebih dahulu pada dokter untuk mengetahui cara penggunaannya ya, Bun.
• Memberikan air minum hangat. Namun harus diingat bahwa Bunda hanya boleh memberikan air minum hangat ini jika Si Kecil sudah berusia enam bulan saja dan jangan dicampur dengan madu. Pemberian madu pada anak di bawah usia satu tahun bisa menyebabkan botulisme atau keracunan yang bisa membahayakan nyawa.
Penyebab Batuk pada Anak Usia Sekolah
Berbeda dengan batuk pada bayi, keluhan yang diderita pada anak yang berada dalam usia sekolah tentu lebih beragam penyebabnya. Apa saja, ya?
Baca Juga: Kenali Jenis Batuk yang Berbahaya Pada Anak
• Terlalu banyak mengonsumsi makanan manis. Meski seringkali kita memberikan makanan manis ini untuk membuat mereka tidak rewel selama di rumah, tanpa Bunda sadari beberapa makanan manis ini justru bisa menjadi pemicu batuk kering pada anak. Pasalnya, kandungan gula sederhana atau pemanis buatan yang ada di dalamnya cukup tinggi dan bisa memengaruhi daya tahan tubuh anak, memicu peradangan pada tenggorokan, hingga menyebabkan rasa gatal dan serak pada tenggorokan yang berakhir dengan batuk kering.
• Makanan berlemak dan berminyak. Makanan ini juga bisa membuat anak mengalami tenggorokan gatal hingga batuk kering. Umumnya keluhan batuk kering ini hanya berlangsung dalam waktu yang singkat, namun jika dibiarkan bisa membuat batuknya semakin parah, bahkan memicu timbulnya penyakit lain pada anak.