Jenis Batuk dari Ringan hingga Berat yang Perlu Diwaspadai

photo author
Carles Marsoni, Ide Nusantara
- Sabtu, 5 April 2025 | 16:12 WIB
 (Dok. Istimewa)
(Dok. Istimewa)

IDN.com, Jakarta - Batuk merupakan respon alami tubuh untuk mengeluarkan zat asing dari dalam saluran pernapasan. Batuk juga bisa menjadi pertanda kondisi medis tertentu. Karena hal tersebut kamu perlu mengetahui jenis-jenis batuk dari yang ringan hingga berat, sehingga dapat segera melakukan langkah penanganan untuk mengatasi penyakit yang kamu alami. Berikut jenis-jenis batuk dari intensitas ringan, hingga berat!

1. Batuk Berdahak

Batuk berdahak merupakan batuk yang ditandai dengan adanya dahak atau lendir. Kondisi ini biasanya dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu yang cepat. Dalam kasus yang parah, batuk berdahak dapat disebabkan oleh beberapa kondisi, seperti pneumonia, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), bronkitis kronis, bronkitis akut, serta asma. Selain beberapa kondisi tersebut, batuk berdahak juga dapat terjadi pada bayi atau balita karena pilek atau flu.

2. Batuk Kering

Batuk kering adalah batu yang menyebabkan rasa gatal di tenggorokan. Kondisi ini biasanya terjadi dalam waktu yang lama, karena infeksi saluran pernapasan atas yang dialami. Baik orang dewasa maupun anak-anak, batuk kering biasanya berlangsung beberapa minggu. Sejumlah kondisi yang menyebabkan batuk kering, antara lain radang tenggorokan, sakit tenggorokan, radang amandel, asma, radang selaput lendir, serta paparan debu atau polusi.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Batuk Berdahak, Mudah dan Efektif!

3.Batuk Paroksismal

Batuk paroksismal merupakan gejala dari batuk rejan, yaitu infeksi bakteri yang menyebabkan batuk hebat pada pengidapnya. Bahayanya, batuk ini akan membuat seluruh oksigen dalam paru-paru hilang, sehingga menimbulkan bunyi mengi saat pengidapnya bernapas. Beberapa kondisi kesehatan yang ditandai dengan batuk paroksismal, yaitu asma, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), pneumonia, TBC, atau tersedak.

4.Batuk Croup

Batuk Croup merupakan jenis batuk yang biasanya dialami oleh anak-anak berusia di bawah 5 tahun karena infeksi virus. Kondisi ini akan menyebabkan iritasi dan pembengkakan pada saluran napas bagian atas, sehingga anak menjadi sulit bernapas. Batuknya akan terdekat seperti gonggongan anjing, karena pembengkakan menimbulkan suara serak dan napas melengking. Saat dialami dalam kasus yang parah, batuk-batuk akan membuat pengidapnya pucat atau kebiruan.

5.Batuk Rejan

Batuk rejan merupakan kondisi yang dikenal dengan istilah pertusis, yaitu jenis batuk yang disebabkan karena infeksi bakteri. Batuk ini sangat rentan dialami oleh anak-anak yang belum mendapatkan vaksinasi, yang ditandai dengan pilek atau flu, dari intensitas ringan hingga parah. Pengidap dapat menularkan penyakit ini pada orang lain 2 minggu setelah terinfeksi.

6.Batuk Berdarah

Jika kamu mengalami batuk-batuk yang disertai dengan darah, segera periksakan diri ke rumah sakit terdekat, ya! Batuk jenis ini memerlukan penanganan yang tepat, karena darah yang keluar kemungkinan berasal dari paru-paru atau saluran udara. Batuk berdarah menjadi gejala jika kamu memiliki masalah medis yang berbahaya, seperti peradangan kronis, bahkan tumor.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Carles Marsoni

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

5 Manfaat Bangun Pagi yang Terbukti Secara Ilmiah

Senin, 12 Januari 2026 | 22:40 WIB

Sejumput Kebaikan di Malam yang Lapar

Jumat, 4 Juli 2025 | 05:17 WIB

Bahaya Tidur Kurang dari 7 Jam Sehari

Jumat, 13 Juni 2025 | 07:36 WIB

Manfaat Bangun Pagi untuk Fisik dan Mental

Senin, 19 Mei 2025 | 05:12 WIB
X