Dapat Kejutan! Pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Siap-Siap Dapat Investasi di Luar Rp3 Miliar, Sumber Dananya Dari Sini

photo author
Ejhy Serlesnso, Ide Nusantara
- Jumat, 30 Mei 2025 | 15:00 WIB
Ilustrasi Koperasi Merah Putih (Foto: Ist. Net)
Ilustrasi Koperasi Merah Putih (Foto: Ist. Net)

 


Idenusantara.com-Pemerintah terus menggodok skema pelibatan berbagai pihak dalam pengembangan Koperasi Desa Merah Putih, salah satu program strategis nasional untuk memperkuat perekonomian desa.

Satu di antara pihak yang disebut akan ikut berkontribusi adalah Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).

Wakil Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, menjelaskan bahwa Danantara memiliki peran strategis dalam mendukung pendanaan program ini, karena di dalamnya terdapat anggota dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Baca Juga: Hadiri Pengukuhan IKMR, Wagub Johni Asadoma Ajak Para Pengurus Dukung Program Pembangunan di NTT

"Kan Danantara itu anggotanya juga ada Bank Himbara. Bank Himbara ini kan penyalurannya ya kan pasti ikut terlibat secara tidak langsung Danantara ini, karena kepemilikan Bank Himbara kan sekarang Danantara," ujar Ferry saat berada di Kompleks Parlemen, Jakarta pada Senin, 26 Mei 2025.

Ferry menegaskan bahwa sumber dana utama untuk pembentukan Koperasi Desa Merah Putih akan berasal dari Himbara.

Meski demikian, pemerintah tetap menyiapkan dukungan anggaran dari negara, namun terbatas untuk sektor investasi.


"Nggak ada (sumber dana lain untuk Kopdes Merah Putih selain Himbara). Tapi kalau di investasi memang ada dari APBN. Tapi APBN atau APBD itu untuk membiayai investasi, bukan modal kerja," jelasnya.

Baca Juga: Capai Rp123,3 Miliar Inilah Rincian Dana Desa Tahun 2025 di Kabupaten Manggarai-NTT Cek Desa Tertinggi!!

Kebutuhan dana sebesar Rp3 miliar atau lebih biasanya digunakan sebagai modal kerja koperasi desa, bukan untuk investasi.

Sedangkan dana investasi dialokasikan untuk pengadaan infrastruktur seperti bangunan kantor koperasi.

"Kalau dana yang Rp3 miliar atau lebih itu, kan biaya (untuk) modal kerja. Investasi ini kan kantor koperasinya di mana," lanjutnya.


Untuk mengoptimalkan program ini, pemerintah sedang menyiapkan strategi pemanfaatan aset-aset milik negara dan daerah. 

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ejhy Serlesnso

Tags

Rekomendasi

Terkini

X