Mengusung Kearifan Lokal, Bupati Manggarai Jadi Kandidat Kuat Anugerah Kebudayaan PWI 2026

photo author
Gordianus Jamat, Ide Nusantara
- Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:04 WIB
Mengusung Kearifan Lokal, Bupati Manggarai Jadi Kandidat Kuat Anugerah Kebudayaan PWI 2026
Mengusung Kearifan Lokal, Bupati Manggarai Jadi Kandidat Kuat Anugerah Kebudayaan PWI 2026

IDENUSANTARA.COM - Mengusung kearifan lokal sebagai fondasi pembangunan, Bupati Manggarai tampil meyakinkan di panggung nasional dan mengukuhkan posisinya sebagai kandidat kuat penerima Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tahun 2026. Keseriusan tersebut tercermin dalam kegiatan Silaturahmi dan Presentasi Anugerah Kebudayaan PWI Pusat yang digelar di Hall Dewan Pers, Jakarta, Kamis (8/1/2026), sebagai bagian dari rangkaian menuju penyerahan Trofi Abyakta pada puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Provinsi Banten.

Forum prestisius ini dibuka dengan pertunjukan seni budaya Manggarai yang dipimpin langsung oleh Herybertus Geradus Laju Nabit. Sajian budaya tersebut menghadirkan kekayaan nilai, ritus, dan ekspresi tradisi Manggarai di jantung ibu kota, sekaligus menjadi penegasan bahwa kebudayaan bukan sekadar pelengkap seremoni, melainkan identitas hidup yang terus dirawat. Suasana semakin khidmat saat seluruh peserta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Baca Juga: Keadilan Sosial di Negeri Para Tuan: Matinya Kesetaraan di Tangan Budaya Feodal

Direktur Anugerah Seni dan Kebudayaan PWI Pusat, Yusuf Susilo Hartono, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran pers dalam menjaga keberlanjutan kebudayaan nasional. Menurutnya, pers tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai penjaga ingatan kolektif bangsa agar kebudayaan daerah tetap hidup dan berkembang di tengah arus modernisasi. 

Iamenilai, kepala daerah yang menempatkan kebudayaan sebagai arus utama pembangunan menunjukkan keberanian visi dan komitmen jangka panjang.

Hal senada disampaikan Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, yang menyebut Anugerah Kebudayaan PWI sebagai bentuk pengakuan atas peran kebudayaan sebagai jiwa bangsa.

Menurutnya, pembangunan nasional yang kuat harus berakar pada nilai dan identitas budaya, sehingga penghargaan ini ditujukan kepada kepala daerah yang konsisten, berintegritas, dan inovatif dalam memajukan kebudayaan di wilayahnya.

Baca Juga: Dugaan Mafia Pupuk Subsidi di Manggarai Timur: Pengecer Jual di Atas HET, Pemda dan APH Dinilai Lalai Awasi Distribusi Pupuk

Dalam forum tersebut, Bupati Manggarai tampil gagah dan berwibawa mengenakan pakaian adat khas Manggarai. Penampilan ini menjadi pesan simbolik yang kuat tentang keberanian menghadirkan identitas lokal di ruang-ruang nasional. Kehadiran Bupati Manggarai tidak hanya sebagai peserta seleksi, tetapi juga sebagai representasi komitmen Pemerintah Kabupaten Manggarai dalam mempromosikan kekayaan budaya daerah sebagai bagian integral dari pembangunan nasional.

Mengusung tema "Membangun Rumah, Merawat Budaya: Modal Kolektif Menuju Indonesia Emas", Bupati Manggarai menyampaikan materi presentasi dalam forum penilaian Anugerah Kebudayaan PWI Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Dewan Pers, Lantai IV, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Presentasi ini merupakan bagian dari tahapan seleksi kepala daerah yang dinilai memiliki komitmen kuat dan berkelanjutan dalam pemajuan kebudayaan.

Dalam pemaparannya, Herybertus G. L. Nabit menegaskan bahwa rumah dan budaya merupakan titik awal pembentukan karakter manusia dan masyarakat. Dari keluarga dan komunitas lokal, nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, serta identitas kolektif tumbuh dan membentuk daya saing daerah. Ia menekankan bahwa pembangunan yang mengabaikan kebudayaan berisiko kehilangan arah dan makna.

"Merawat budaya berarti merawat peradaban. Dari rumah dan komunitas lokal, nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan identitas bangsa ditumbuhkan sebagai modal kolektif menuju masa depan Indonesia yang maju dan berkarakter," tegas Bupati Manggarai di hadapan dewan juri.

Baca Juga: Perkuat Keterbukaan Informasi, Diskominfo Manggarai Evaluasi Kerja Sama Publikasi dengan Media

Bupati Manggarai juga memaparkan berbagai kebijakan dan program strategis Pemerintah Kabupaten Manggarai dalam mendukung pemajuan kebudayaan, mulai dari penguatan sanggar seni dan komunitas adat, pelestarian ritus dan tradisi lokal, integrasi nilai budaya dalam sektor pendidikan dan pariwisata, hingga kolaborasi aktif dengan media dan insan pers sebagai mitra strategis pembangunan kebudayaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Gordianus Jamat

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X