Ruteng, Idenusantara.com – Di tengah hiruk pikuk upaya peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Manggarai, SDI Golo Lambo di Kecamatan Satar Mese telah lama menjadi pelopor dalam pembentukan karakter anak sejak usia dini.
Melalui sebuah dojo karate yang telah berjalan, sekolah ini menawarkan kegiatan ekstrakurikuler yang fokus pada pengembangan mental dan fisik siswa, dimulai dari kelas 4 SD.
Program ini tidak hanya berhasil menarik antusiasme siswa SDI Golo Lambo sendiri, tetapi juga mulai dilirik oleh anak-anak dari sekolah lain seperti SMPN 6 Satarmese dan SMPN 15 Satarmese, menunjukkan dampak positif yang meluas.
Thomas Aquinas Jemahan, Kepala SDI Golo Lambo, dengan bangga menjelaskan visinya.
"Karate adalah olahraga bela diri yang berasal dari Jepang yang tidak hanya mengajarkan teknik pertarungan, tetapi juga menekankan pada disiplin, konsentrasi, dan pengendalian diri," jelas Tomy sapaan Thomas saat dikonfirmasi media ini Rabu (30/7/2025).
Lanjut dijelaskan Tomi, program karate di SDI Golo Lambo dirancang khusus untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
"Karate sangat cocok untuk anak-anak karena dapat membantu mereka mengembangkan berbagai aspek penting dalam tumbuh kembang mereka," ujarnya.
Manfaat yang diperoleh sangat beragam, mulai dari peningkatan disiplin dan konsentrasi karena anak-anak terbiasa mengikuti instruksi dan fokus pada teknik, hingga pembangunan kepercayaan diri melalui setiap pencapaian sabuk dan penguasaan kemampuan baru.
Selain itu, kegiatan ini secara signifikan mengembangkan keterampilan fisik seperti kekuatan, kecepatan, dan kelenturan, sekaligus menanamkan nilai-nilai positif seperti kesabaran, kerja keras, dan rasa hormat terhadap sesama.
Tomi menambahkan, kegiatan dojo karate dapat membantu meningkatkan kemampuan fisik anak, seperti kekuatan, kecepatan, dan kelenturan, serta membangun kepercayaan diri melalui pencapaian sabuk dan kemampuan baru.
Lebih lanjut, program ini membantu mengembangkan keterampilan sosial anak-anak seperti kerja sama tim, menghormati orang lain, dan berkomunikasi dengan efektif, sembari mengajarkan nilai-nilai positif tentang kesabaran, kerja keras, dan menghormati orang lain.
Kegiatan karate di SDI Golo Lambo rutin dilaksanakan dua kali seminggu, setiap hari Rabu dan Sabtu. Meski awalnya dimulai dengan 30 siswa, program ini terus menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam jumlah peserta.
Kehadiran dojo karate ini tidak hanya menjadi kebanggaan SDI Golo Lambo sebagai sarana promosi sekolah, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen mereka dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, tangguh, dan berprestasi.
"Kami berharap kegiatan karate ini dapat membantu anak-anak kami menjadi lebih disiplin, percaya diri, dan memiliki keterampilan fisik yang baik," tutupnya.