pendidikan

Diduga Gelapkan Dana PIP Selama Lima Tahun, Orang Tua Siswa Desak Kejari Manggarai Periksa Kepsek SDI Wae Kool

Selasa, 15 April 2025 | 06:09 WIB
Ilustrasi PIP (Istimewa)

Manggarai Timur, idenusantara.com - Kepala Sekolah SDI Wae Kool, Desa Nanga Mbaling, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, diduga melakukan penggelapan dana Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2020-2024.

Dana PIP yang seharusnya sudah cair sejak tahun 2020 itu hingga saat ini belum juga disalurkan oleh kepala sekolah kepada para penerima.

Kepsek SDI Wae Kool saat diwawancarai media ini mengakui bahwa dana PIP memang belum disalurkan dengan alasan kesehatan yang tidak terjamin untuk menghadapi jalan rusak milik Pemda Matim. 

"Jarang masuk sekolah karena kondisi kesehatan kurang terjamin dalam menghadapai jalan yang rusak, faktor usia resiko cedera dalam perjalanan bisa terjadi," Jelas kepala sekolah pada senin, 23 Maret 2025. 

Alasan Kepsek Wae Kool yang tidak mencairkan dana PIP menuai sorotan serta dianggap tidak profesional, mengingat penerima dana PIP merupakan siswa dari keluarga tidak mampu. Tindakan ini jelas melanggar ketentuan dan sangat disayangkan.

Singgung soal buku PIP, Kepsek SDI Wae Kool dengan sikap arogannya justru memblokir nomor wartawan media ini.

Baca Juga: Diduga Gelapkan Dana PIP, Kepala Sekolah SDI Wae Kool di Manggarai Timur Tuai Sorotan

Sumber terpercaya media ini menyampaikan kalau dirinya sangat bingung dengan alasan kepala sekolah yang tidak bisa mencairkan dana PIP milik siswa di SDI Wae Kool selama bertahun-tahun. 

"Apakah dana PIP itu sudah dicairkan atau tidak kami juga tidak tahu. Kami mau tanya kepala sekolah, kepala sekolah juga jarang datang sekolah. Bahkan mungkin hanya tiga kali dalam sebulan, " Ujarnya

Dana PIP yang tidak dicairkan oknum kepala sekolah SDI Wae Kool berlangsung selama 5 (Lima) tahun lamanya. Dari 23 Siswa, masing-masing menerima dana PIP sebesar Rp.450.000 X 23 = Rp.10.350.000 X 5 tahun = Rp.51.750.000. 

Kepala sekolah bercerita, operator tidak paham

Kepala sekolah juga menyebut kalau operator pada sekolah SDI Wae Kool tidak memahami soal administrasi terkait pencairan Dana PIP. Media ini masih berusaha untuk terhubung dengan operator pada SDI Wae Kool yang namanya ikut disebut dalam skandal dugaan penggelapan dana PIP di sekolah tersebut.

Dan kuat dugaan, uang bantuan PIP milik siswa tersebut digunakan Kepala Sekolah untuk kepentingan pribadi dan memperkaya diri sendiri.

Dugaan penyelewengan ini berdasarkan laporan sejumlah orang tua siswa yang mengaku tidak pernah menerima dana PIP yang seharusnya diberikan kepada anak-anak mereka.

Halaman:

Tags

Terkini