Ende — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) semester 6 , Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Flores , mulai melaksanakan praktik mengajar sebagai bagian dari mata kuliah Mikroteaching, Jumat (13/6/2025).
Mata kuliah ini dirancang untuk membekali siswa dengan keterampilan dasar mengajar sebelum menghadapi kelas nyata di sekolah. Dalam tahap praktik, setiap siswa tampil sebagai guru dan menyampaikan materi pelajaran kepada teman-teman sekelas yang berperan sebagai siswa.
Sesuai ketentuan dalam modul terbuka, waktu praktik dibatasi. Dalam waktu singkat itu, siswa dituntut menunjukkan kemampuan menyampaikan tujuan pembelajaran, menyajikan materi, menggunakan media terbuka, serta membangun interaksi efektif dengan “siswa”.
Arsenia Mehilda Sana, salah satu peserta praktik, mengungkapkan bahwa pengalaman ini menjadi latihan yang sangat berarti.
“Meskipun waktunya singkat, tapi cukup menantang. Saya bisa merasakan bagaimana mengatur tempo, menyusun bahasa, dan menjaga fokus siswa,” ungkap usai tampil.
Praktik ini terdeteksi langsung oleh dosen pengampu mata kuliah, Josephina Nirma Rupa, S.Pd., M.Pd., dan Maria Magdalena Rini, S.Pd., M.Pd., yang memberikan penilaian berdasarkan indikator seperti keterampilan membuka dan menutup pelajaran, pemahaman pemahaman materi, serta sikap dan penguasaan kelas.
Josephina Nirma Rupa menjelaskan bahwa latihan ini merupakan pondasi penting untuk mempersiapkan siswa menghadapi Program Pengalaman Lapangan (PPL) di sekolah.
“Dalam Mikroteaching, kita belajar dari kesalahan. Justru di sini tempatnya gagal, supaya nanti di sekolah siswa tampil maksimal,” jelasnya.
Kegiatan praktik ini akan berlanjut hingga seluruh siswa mendapat giliran. Melalui praktik ini, mahasiswa PBSI Uniflor diharapkan semakin percaya diri dan profesional dalam menjalankan peran sebagai calon guru bahasa dan sastra Indonesia.**