pendidikan

Gati dan Program Sebaya, Membangun Pondasi Pendidikan dan Keluarga di Manggarai

Senin, 14 Juli 2025 | 14:47 WIB
Plt. Kadis Kominfo Kabupaten Manggarai, Paulus Jeramun saat memantau sejumlah ASN mengantar anak pada hari pertama masuk sekolah

Yohanes Junaidi James Koko, yang bertugas di Dinas Perdagangan Kabupaten Manggarai, tidak bisa menyembunyikan rasa senang dan bangganya.

"Selain orang tua, kita sebenarnya adalah guru kedua dari anak-anak. Tugas mendidik merupakan tugas orang tua, tidak hanya guru," paparnya.

Dirinya juga mengapresiasi inisiatif Bupati Manggarai melalui program tersebut. Ia mengaku dengan kebijakan ini, dia dapat memantau langsung aktivitas sang anak di lingkungan sekolah.

Senada dengan Yohanes Koko, Vensianus Pangur, seorang orang tua murid sekaligus Guru di SMA St. Aquinas Ruteng, yang turut mendampingi anaknya, menekankan pentingnya kehadiran sosok ayah dalam mendidik dan menuntun anak, khususnya yang baru memulai jenjang pendidikan.

"Tanggung jawab kita sebagai orang tua adalah untuk menuntun dan mendidik anak sejak dini. Sehingga nanti beban psikis anak tidak terlalu dibentur bahwa ada rasa ketinggalan, orang tua harus selalu hadir untuk mendampingi kehidupan anak sehingga dalam setiap tantangan kehidupan anaknya nanti tidak akan merasa sendirian," ujarnya.

Program Gati dan Sebaya ini bukan sekadar seremoni mengantar anak ke sekolah. Lebih dari itu, inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat peran sentral ayah dalam pengasuhan, pendidikan, dan pembentukan karakter anak sejak dini.

Keterlibatan aktif dan kehadiran ayah dalam momen-momen penting pendidikan anak diharapkan dapat menciptakan lingkungan keluarga yang lebih suportif, harmonis, dan seimbang.

Dengan meningkatnya partisipasi ayah, diharapkan akan terjadi peningkatan kualitas perkembangan psikologis anak, membangun rasa percaya diri, mengurangi potensi masalah perilaku, dan pada akhirnya, menciptakan pondasi yang lebih kokoh bagi masa depan generasi Manggarai yang unggul.

Inisiatif ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara pemerintah daerah dan program nasional dapat berbuah manis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dimulai dari penguatan peran keluarga.

Sementara itu, Kornelis Kolol, Staf Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Manggarai, juga merasakan manfaat pribadi dari kebijakan ini.

Inisiatif ini menurutnya menjadi contoh nyata kolaborasi antara pemerintah daerah dan program nasional dapat berbuah manis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dimulai dari penguatan peran keluarga.

"Ya, sebagai orang tua saya senang dengan instruksi Bupati Manggarai yang memberi kesempatan pada kami (terutama saya) untuk mengantar anak masuk sekolah. Kebetulan hari ini, saya antar anak saya yang bungsu dimana dua kakaknya terdahulu yang antar istri (Ibu mereka)," tutupnya.

Halaman:

Tags

Terkini