IDENUSANTARA - Lagi-lagi politisi dengan kritikalnya yang pedas memberikan pernyataan menohok kepada Presiden Jokowi.
Baca Juga: UNADRI Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru dan Transfer Bebas Biaya Pembangunan
Sebut saja Politis tersebut adalah Amien Rais. Ia Tak sungkan menyebutkan pernyataan yang membuat Presiden harus bersikap tenang.
Politisi gaek, Amien Rais memberi peringatan pada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bahwa tidak ada kekuasaan abadi di dunia ini.
“Pak Jokowi ingatlah, tidak ada kekuasaan yang abadi,” kata Amien Rais dikutip fajar.co.id dari unggahannya di Twitter, Senin (31/7/2023).
Baca Juga: Analis Kredit Bank NTT DitetapkanTersangka, Siapa Lagi Tersangka Berikut?
Sesama pria beretnis Jawa, Amien Rais memberikan pesan dengan cerita. Sebagai anak Jawa, ia bilang sudah tentu Jokowi pagam rumus cokro manggilingan yang ada dalam pertunhukan wayang kulit.
“Artinya kehidupan manusia itu seperti roda pedati yang terus berputar, yang di bawah bergulir ke atas kemudian setelah itu bergulir ke bawah dan ke atas. Demikian seterusnya,” ujar tokoh reformasi ini.
Pendiri Partai Ummat ini menegaskan, tidak ada kekuasaan lestari dan langgeng. Tiap kekuasaan ada masa waktunya. Semua itu kata dia telah diatur. Setelah naik pasti turun.
“Ini sunnatullah yang tidak bisa dibantah oleh ribuan profesor botak atau ribuan penguasa zalim dari zaman ke zaman. Dihentikan cawe-cawe Anda demi ini dan demi itu,” jelasnya.
Baca Juga: Direksi Bank NTT Tidak Beretika, Amos Chorputty Pemilik Saham Seri B Geram
Dalam konteks Indonesia, ia mengingatkan bahwa negeri ini milik tiap orang. Bukan milik satu golongan saja. Bukan milik sebuah keluarga, atau sebuah organisasi, atau partai politik tertentu.
“Saya harap Pak Jokowi, nanti Anda turun panggung sesuai jadwal konstitusi. Tidak usah rongeh, tidak usah berpikir ngelantur. Hormati konstitusi,” tegasnya.
Ia meminta pada Jokowi, agar tak membuat gaduh. Memberi kesempatan tiap orang untuk dipilih.
“Pamrih saya sederhana, Jokowi jangan buat gaduh lagi. Serahkan tokoh lain yang dipilih rakyat Indonesia nanti. Supaya berkhidmat 100 persen untuk rakyat dan bangsa Indonesia,” tandasnya. (Arya/Fajar)