ENDE- Badan pengawas pemilihan umum (Bawaslu) Kabupaten Ende NTT, mengapresiasi peran media dalam pengawasan penyelenggaraan pemilu 2024 dari setiap tahapan penyelenggaraannya
Hal ini disampaikan melalui Kordiv HP2H Bawaslu Ende, Farid Miftah, S.Sos saat membuka kegiatan Media Gathering yang digelar oleh Bawaslu Kabupaten Ende, Rabu (11/10/2023) di Aula Cita Rasa Restaurant dan dihadiri sejumlah wartawan dan perwakilan Organisasi Kepemudaan (OKP) di Kabupaten Ende
Farid juga menyebut media sebagai aktor utama yang menunjang kerja-kerja pengawasan Bawaslu dalam mewujudkan pemilu 2024 yang berkualitas dan bermartabat
Baca Juga: Bupati Djafar Minta Pendamping Desa Terus Mengoptimalkan Potensi Desa Untuk Meningkatkan PADES
Lanjutnya, media juga berperan dalam memberi edukasi terhadap publik untuk bersama melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pemilu 2024 dan sebagai corong literasi digital dalam pendidikan politik bagi masyarakat
Kata dia, Bawaslu secara hierarki juga telah melakukan MOU bersama media dalam mendukung pelaksanaan pengawasan pemilihan umum sesuai standar regulasi
Giat Media Gathering itu, kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama sehubungan peran media bersama pegiat media di Kabupaten Ende
Pantauan ide nusantara.com bragam hal terkait peran pengawasan yang dilakukan Bawaslu dalam fungsi pencegahan dan penindakan terhadap pelanggaran pemilu antusias dibahas bersama
"Bawaslu tidak bisa lepas dari media, dan media tidak bisa lepas dari Bawaslu" Ungkap Kepala RRI Ende saat diskusi bersama
Baca Juga: PEMILU 2024; BAWASLU Ende Ingatkan ASN Jaga Netralitas
Sementara, Dedi Wolo pimpinan redaksi media nusa bunga. com, dalam komentarnya berharap kolaborasi dan sinergitas antara media dan Bawaslu mesti terus dibangun dan diwujudkan dalam tindakan-tindakan sesuai payung regulasi untuk mewujudkan pemilu yang bermartabat
Menutup kegiatan tersebut, Kordiv HP2H Bawaslu Ende, Farid Miftah berharap pekerja media di Kabupaten Ende, terus mendukung kerja- kerja Bawaslu Kabupaten Ende secara hierarki dalam pengawasan pemilu melalui karya-karya jurnalistik yang profesional****