Idenusantara.com-Sherly Tjoanda telah menjalani pelantikan Kepala Daerah Serentak tahun 2025. Istri mendiang Benny Laos ini terjun ke dunia poltik usai sang suami ditemukan tewas karena insiden kapal Bela 72 di Kabupaten Pulau Taliabu pada Sabtu, 12 Oktober 2024 silam.
Ia lalu dipinang partai koalisi agar melanjutkan perjuangan Benny Laos maju sebagai gubernur Maluku Utara bersama Sarbin Sehe. Adapun delapan partai koalisi yang menjadi pengusung pasangan tersebut yakni Partai Nasdem, PKB, Demokrat, PAN, PPP, Gelora, PSI, dan Partai Buruh.
Baca Juga: Puluhan Ekor Babi Mati di Elar-Manggarai Timur, Pemda Matim di Minta Segera Tanggapi
Megutip dari Tempo, Ketua Tim Pemenangan Benny-Sarbin, Rahmi Husein, mengatakan keputusan penetapan Sherly Tjoanda sebagai pengganti Benny Laos merupakan keputusan yang disepakati bersama delapan partai pengusung. Keputusan ini diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap mendiang Benny Laos.
“Keputusan ini juga untuk melanjutkan perjuangan Pak Benny Laos. Hasil rapat kami dari 8 pimpinan partai koalisi kemudian menyepakati mendorong Ibu Sherly Tjoanda, istri Benny Laos,” kata Rahmi melansir Temo pada Senin, 14 Oktober 2024.
Di beberapa kesempatan, Sherly Tjoanda mengaku ingin mewujudkan cita-cita sang suami, untuk memimpin wilayah Maluku Utara, serta membuat masyarakat daerah kepemimpinannya bisa mendapat pendidikan gratis dan fasilitas kesehatan yang layak dengan harga terjangkau.
Meledaknya kapal Bela 72 juga menjadi peristiwa penting, khususnya dalam sejarah perjalanan politik Sherly Tjoanda di Provinsi Maluku Utara. Berikut profil lengkapnya, yuk simak!
Perjalanan Karier Sherly Tjoanda
Sherly Tjoanda merupakan perempuan berdarah Tionghoa yang lahir di Ambon pada 12 Agustus 1982. Ia adalah anak dari pasangan Paulus Tjoanda dan Maria Margaretha Liem.
Latar pendidikannya pun terbilang mentereng, karena Namanya tercatat sebagai lulusan International Business Management dari Universitas Petra Surabaya. Sherly lalu menyelesaikan program double degree di Inholland University, Belanda pada tahun 2004.
Dia lalu dinikahi Benny Laos pada 2005, pernikahannya dengan Mantan Bupati Pulau Morotai periode 2017-2022 itu dikaruniai tiga anak, yakni Bennet Edbert Laos lahir pada 11 Maret 2006, Beneisha Edelyn Laos yang lahir pada 18 April 2007 dan terakhir, Benedictus Edrick Laos lahir pada 8 Juli 2009