Wujudkan Kesetaraan Gender, Yayasan Plan International Indonesia Resmikan Program Girls Football 3.0 di Manggarai

photo author
Dionisius Upartus Agat, Ide Nusantara
- Rabu, 16 Juli 2025 | 14:45 WIB

Ia berharap, inisiatif yang dilakukan oleh Yayasan Plan menjadi motivasi agar semakin banyak pihak yang ikut terlibat dalam proses pembangunan di Manggarai.

Bupati Nabit optimis, dengan kerja kolaborasi semua elemen masyarakat, seluruh target pembangunan akan dapat tercapai demi mewujudkan kesejahteraan seluruh masyarakat Manggarai.

"Pemerintah Kabupaten Manggarai akan memberikan dukungan penuh agar proyek ini dapat berjalan sukses dan berkelanjutan di masa depan. Kami berharap ini adalah langkah awal yang akan membawa perubahan positif bagi seluruh masyarakat Manggarai," imbuhnya.

Sementara itu, Ida Ngurah, Direktur Program Yayasan Plan International Indonesia, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai.

Dukungan dan sambutan positif yang diberikan Pemerintah tersebut menjadi motivasi bagi Yayasan Plan untuk semakin berinovasi dalam kerja-kerja pembangunan di Manggarai kedepan.

Ida menegaskan bahwa Proyek Girls Football memiliki dimensi yang jauh melampaui aspek olahraga semata. Baginya, proyek tersebut membuka setiap pintu kesempatan yang setara bagi anak perempuan.

"Kami ingin menegaskan bahwa semua kesempatan harus terbuka luas bagi perempuan. Perempuan memiliki hak untuk berani bermimpi, berani memimpin. Mimpi dan aspirasi bukan hanya milik laki-laki, melainkan juga milik anak perempuan," ujarnya.

Ida juga menggarisbawahi ambisi besar Yayasan Plan International Indonesia melalui berbagai upaya dan inovasi untuk mewujudkan lingkungan sosial yang setara bagi anak perempuan maupun laki-laki.

Inovasi yang diusung, lanjut Ida, adalah pemanfaatan sepak bola sebagai salah satu medium strategis untuk mencapai kesetaraan tersebut.

"Inovasi kami adalah menunjukkan bahwa kesetaraan gender, di mana anak perempuan dan laki-laki dapat bermimpi, memimpin, beraktivitas, dan berprestasi, dapat diwujudkan melalui sepak bola," paparnya.

Selain fokus pada keterampilan sepak bola, ia juga mengungkapkan bahwa anak-anak perempuan muda juga akan dibekali pemahaman mengenai haknya serta pentingnya berjuang untuk menyongsong kehidupan dan menjawab tantangan global.

Ida berharap dengan semua komitmen yang dijalankan, diskriminasi gender dapat dihilangkan dan tersedianya kesempatan yang sama kepada seluruh generasi muda untuk terlibat dalam usaha pembangunan daerah, bangsa dan negara.

"Kami punya ambisi yang sangat besar, memastikan bahwa dunia ini adalah dunia yang setara untuk anak perempuan dan juga untuk anak laki-laki. Dukungan dan peran serta semua lapisan masyarakat sangat diharapkan demi mencapai tujuan tersebut," tutupnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Gordianus Jamat

Tags

Rekomendasi

Terkini

X