Sinergi Budaya dan Bhayangkara: Bhabinkamtibmas Rahong Utara Jadi Teladan di Tengah Tradisi Adat

photo author
Gordianus Jamat, Ide Nusantara
- Minggu, 26 Oktober 2025 | 18:13 WIB
Bhabinkamtibmas Rahong Utara bersama warga bergotong royong mengangkat sebatang kayu yang akan dijadikan Siri Bongkok atau tiang induk Mbaru Gendang (rumah adat) Kampung Purang.  (Dok. Idenusantara.com/ Gordi Jamat)
Bhabinkamtibmas Rahong Utara bersama warga bergotong royong mengangkat sebatang kayu yang akan dijadikan Siri Bongkok atau tiang induk Mbaru Gendang (rumah adat) Kampung Purang. (Dok. Idenusantara.com/ Gordi Jamat)

Tradisi Roko Molas Poco sendiri memiliki makna filosofis yang dalam bagi masyarakat Manggarai: sebuah simbol tentang keseimbangan antara manusia, alam, dan leluhur. Dalam prosesi itu, Siri Bongkok berdiri sebagai penopang utama, yang menjadi lambang dari kehidupan dan persatuan warga dalam satu gendang (satu keluarga besar).

Kegiatan sosial dan adat seperti ini, ketika diikuti oleh aparat keamanan, membentuk ruang interaksi yang hangat dan bermakna. Di sinilah harmoni antara budaya dan bhayangkara benar-benar terwujud, sebuah teladan bahwa menjaga keamanan juga berarti menjaga kebudayaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Gordianus Jamat

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X