Idenusantara.com-Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Melki Laka Lena secara langsung mengunjungi keluarga dari Yohanes Bastian Roja atau yang disingkat YBR (10), siswa Kelas IV SD asal Kampung Dona, Desa Naruwolo Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada yang meninggal bunuh diri beberapa waktu lalu, pada Sabtu (7/2/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur menyampaikan belasungkawa dan rasa duka cita yang sangat mendalam kepada para keluarga korban diantaranya Maria Goreti Te'a (Ibunda YBR), Wilhelmina Nenu (Nenek), Ardianus Niga (Kakak) dan Aulita F. Mbe'e (Kakak).Gubernur Melki merangkul dan memeluk mereka dalam dekapan kasih dengan air mata yang jatuh pertanda cinta dan ia dekat dengan rakyatnya. Gubernur Melki juga menyempatkan diri untuk mengunjungi makam YBR dan juga mendoakannya.
Turut mendampingi Gubernur NTT diantaranya Bupati Ngada Raymundus Bena, Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu, Bupati Nagekeo Simplisius Donatus, Wakil Bupati Ende Dominikus Minggu Mere, unsur Forkopimda, serta hadir pula Pimpinan Perangkat Daerah Lingkup Pemprov NTT diantaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Ambrosius Kodo, Kepala Dinas Sosial Provinsi NTT Kanisius Mau dan Kepala Biro Umum Setda Provinsi NTT Agustinus Sigasare.
“Kepergian anak kita YBR ini bukan cuma duka bagi keluarga dan duka bagi warga di Ngada ini, tapi menjadi duka nasional. Kepergian YBR ini menjadi duka bagi kita semua. Sebagai wakil pemerintah pusat di sini, kami mohon maaf baru bisa hadir hari ini dan kami juga menyampaikan permohonan duka yang mendalam bagi keluarga,” kata Gubernur Melki dengan mata berkaca-kaca.
“Melalui peristiwa ini kami segenap jajaran pemerintahan menyadari kami masih memiliki banyak kekurangan yang harus dibenahi agar kasus seperti ini tidak terulang lagi. Harus kami benahi kinerja kami untuk mampu mengurus masyarakat dan kondisi setiap keluarga yang juga mengalami situasi seperti keluarga korban ini,” kata Gubernur Melki.
Baca Juga: Negara Gagal, Seorang Anak Memilih Bundir
”Kami mohon maaf dan mohon ampun semoga ke depan bisa bekerja sama dengan lebih baik terutama dalam menangani masalah kemiskinan. Bersama Bapak Presiden dan para menteri tentu kita ingin agar bekerja lebih baik lagi dalam tugas kami melayani masyarakat dengan segenap layanan publik yang harus diberikan dengan baik pada aspek pendidikan, aspek kesehatan, aspek ekonomi, untuk bisa kami kerjakan dengan baik,” terang Gubernur.
Gubernur Melki juga ingin agar semua aspek pranata sosial kemanusiaan dapat dijalankan dengan baik.
“Tentu bersama tokoh agama, tokoh adat, tokoh budaya, tokoh masyarakat, dan yang lainnya, kami nanti akan memastikan bahwa semua pranata yang kami miliki diantaranya pemerintahan, pranata sosial, adat budaya, keagamaan, dan lain-lain harus bisa bekerja maksimal untuk kelangsungan hidup dan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Gubernur Melki.