daerah

Kronologi Penelantaran Wisatawan Asal Jerman yang Ditipu Agen di Labuan Bajo

Kamis, 9 April 2026 | 05:20 WIB
Polisi Gerak Cepat Bantu Wisatawan Jerman yang Telantar di Labuan Bajo (Foto: Humas Polres Manggarai Barat)

Hasil mediasi yang rampung pada pukul 14.00 Wita akhirnya membuahkan solusi konkret. Pihak agen bersedia mengganti armada yang bermasalah dengan Kapal Pinisi Neptune 1.

"Setelah kami mediasi, pihak agen bersedia memberikan kapal pengganti untuk melanjutkan perjalanan para tamu. Kami memastikan mereka mendapatkan hak perjalanannya kembali," ungkap Kasat Pam Obvit.

Sebagai bentuk kompensasi dan percepatan layanan, ketiga wisatawan tersebut langsung diberangkatkan menggunakan speedboat DREGZ menuju Manta Point, lokasi di mana Kapal Neptune tengah berlabuh.

Evaluasi Industri Pariwisata

Meski insiden berakhir damai, IPTU Abnel memberikan catatan keras bagi para pelaku industri pariwisata di Labuan Bajo. Ia menekankan bahwa transparansi informasi adalah kunci utama dalam menjaga nama baik daerah.

Baca Juga: Uskup Labuan Bajo Beri Apresiasi Khusus untuk Polres Manggarai Barat

"Harus ada informasi yang proaktif kepada wisatawan jika ada perubahan rute atau pergantian kapal. Jangan sampai tamu menunggu tanpa kepastian yang justru merusak citra pariwisata kita," tegasnya dengan nada serius.

Ia juga mengimbau seluruh penyedia jasa wisata untuk mengedepankan profesionalisme agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

"Kasus ini menjadi pengingat keras bagi para pelaku jasa wisata di Labuan Bajo untuk selalu mengedepankan profesionalisme dan transparansi informasi," pungkas IPTU Abnel.

Aksi sigap personel Polres Manggarai Barat ini mendapat apresiasi karena berhasil meredam potensi konflik dan memastikan wisatawan Jerman tersebut tetap dapat menikmati keindahan alam Labuan Bajo sesuai jadwal yang dijanjikan.

Halaman:

Tags

Terkini