daerah

Haru Keluarga Tasya: Rumah Singgah Ruteng Bukti Negara Hadir, Terima Kasih Pak Gubernur NTT

Kamis, 30 April 2026 | 12:30 WIB
Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri sejumlah perwakilan insan pendidikan di Manggarai Raya (Foto:Ejhi Serlenso-Idenusantara.com)

 


Idenusantara.com-Komitmen Pemerintah Provinsi NTT untuk menghadirkan keadilan layanan kesehatan bagi warga 3T mulai terealisasi nyata. Rumah Singgah bagi pasien Tasya (NTL) asal Desa Rana Gapang, kecamatan Elar, kabupaten Manggarai Timur yang selama ini berobat ke RSUD dr. Ben Mboi Ruteng kini resmi siap ditempati.

Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah VI Provinsi NTT, Adrianus Ngongo didampingi Ketua MKKS SMA/SMK Manggarai Timur, Frumensius Hemat, saat melakukan kunjungan ke kediaman Tasya, di Desa Rana Gapang, Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur, pada Rabu (29/4/2026).

Baca Juga: Ratusan Liter BBM Ilegal yang Diduga Bersumber dari Pertamina Carep Diamankan Polres Manggarai Timur

Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri sejumlah perwakilan insan pendidikan di Manggarai Raya, di antaranya Kepala Cabang Dinas Wilayah VI Adrianus Ngongo, Ketua MKKS SMA Kabupaten Manggarai Kaliktus Kase, Koordinator Pengawas (Korwas) SMA/SMK/SLB Kabupaten Manggarai I Gede C. Widiartha, Ketua MKKS SMA Manggarai Timur Frumensius Hemat, serta Korwas SMA/SMK/SLB Kabupaten Manggarai Timur Lukas Sumba.

Dalam kunjungan tersebut, mereka tidak hanya menyampaikan informasi soal rumah singgah, tetapi juga menyerahkan bantuan donasi untuk meringankan biaya pengobatan dan akomodasi Tasya selama menjalani kontrol rutin di Ruteng.

Tasya bersama Opa dan Omanya ketika menerima bantuan dari Insan Pendidikan se-Manggarai Raya

Jawaban Doa Kami

Mendengar kabar itu, Tasya dan kedua opa dan omanya tak kuasa menahan haru. Selama ini, setiap kali harus kontrol ke RSUD Ruteng, keluarga Tasya kebingungan mencari tempat tinggal. Keterbatasan biaya membuat mereka kerap tidur di kosan anak sekolah, menumpang di rumah kenalan atau keluarga, atau terpaksa menyewa kos harian yang menguras kantong.

“Terima kasih Pa Gubernur dan Pa Wakil Gubernur NTT. Terima Kasih Kepala Dinas Pendidikan NTT dan Terima kasih untuk MKKS Manggarai Raya, beserta rombongan yang hari datang, Ini jawaban doa kami selama ini. Sekarang kalau ke Ruteng, kami sudah tidak takut lagi tidur di mana,” ucap Tasya dengan suara bergetar didampingi opa omanya.

Baca Juga: Istana Ganti Komando Komunikasi: Pemerintah Lawan Algoritma, Tidak Bisa Hanya Andalkan Segelintir Media Besar!

Opa Tasya, Darius, menambahkan bahwa kehadiran rumah singgah ini bukan sekadar bantuan tempat tinggal, melainkan pemulihan martabat.

“Kami orang susah, Pak. Sakit saja sudah beban. Kalau masih tambah bingung cari tempat tidur, rasanya dobel sakit. Dengan adanya rumah singgah, beban di kepala kami berkurang separuh. Pemerintah sudah hadir untuk kami orang kecil.Terima kasih atas semua yang telah membantu kami, ” ucapnya.

Janji Gubernur yang Ditepati

Rumah Singgah NTL di Ruteng merupakan realisasi dari instruksi langsung Gubernur NTT dan Wakil Gubernur NTT setelah menerima banyak laporan dan pemberitaan media soal sulitnya Tasya yang merupakan pasien dari Manggarai Timur mengakses layanan kesehatan di ibu kota kabupaten Manggarai.

Halaman:

Tags

Terkini