Gunakan Tips Pengasuhan yang Terbukti Secara Ilmiah Ini untuk Membesarkan Anak yang Tumbuh Menjadi Sukses dalam Hidup

photo author
Ejhy Serlesnso, Ide Nusantara
- Minggu, 11 Januari 2026 | 08:00 WIB
Ilustrasi Tips mengasuh anak (Foto:Ist net)
Ilustrasi Tips mengasuh anak (Foto:Ist net)

Sebuah studi yang dilakukan oleh Brigid Schulte di The Washington Post menemukan bahwa jumlah jam yang dihabiskan ibu bersama anak-anak mereka yang berusia 3 hingga 11 tahun hanya sedikit berpengaruh terhadap perilaku, kesejahteraan, atau tingkat prestasi anak-anak tersebut.

Anak-anak merespons energi orang tua mereka. Jadi, luangkan waktu berkualitas bersama anak-anak di saat fokus Anda lebih rileks dan Anda terhubung dengan mereka dengan cara yang lebih menyenangkan.

Baca Juga: Dugaan Mafia Pupuk Subsidi di Manggarai Timur: Pengecer Jual di Atas HET, Pemda dan APH Dinilai Lalai Awasi Distribusi Pupuk

Rangkul dan Hargai Kesuksesan dalam Hal “Pertumbuhan” daripada “Pencapaian”

Cara pandang Anda terhadap kesuksesan cenderung terbagi menjadi dua kategori pola pikir. Yang pertama adalah keyakinan bahwa kesuksesan diraih berdasarkan kecerdasan atau serangkaian atribut tetap. Yang kedua berpusat pada keyakinan bahwa upaya untuk belajar dan berkembang akan menghasilkan hasil yang sukses.

Psikolog Stanford, Carol Dweck, mempelajari dua pola pikir ini pada anak-anak dan orang dewasa. Ia menemukan bahwa pandangan individu Anda terkait kesuksesan sangat memengaruhi cara Anda menjalani hidup dan apa yang Anda capai.

Dia menjelaskan bahwa meyakini kualitas diri sudah tetap (disebut "pola pikir tetap") menciptakan lingkungan di mana Anda selalu mencari dan berupaya mendapatkan persetujuan.

Sebaliknya, dengan "pola pikir berkembang" (growth mindset), kemampuan bawaan dan posisi Anda saat ini dipandang hanya sebagai titik awal untuk pengembangan lebih lanjut. Pola pikir berkembang ini berfokus pada pembelajaran dan pertumbuhan. Pandangan ini mendukung pencapaian kesuksesan melalui peningkatan dan pengembangan upaya, bukan berdasarkan kemampuan bawaan yang Anda miliki sejak lahir.

Baca Juga: Mengusung Kearifan Lokal, Bupati Manggarai Jadi Kandidat Kuat Anugerah Kebudayaan PWI 2026

Sebagai orang tua, cara kita memandang kesuksesan sangat memengaruhi cara anak-anak kita memandang diri mereka sendiri. Jika kita menghargai kemampuan bawaan anak kita, termasuk kecerdasan, lebih dari pertumbuhan dan perkembangan, maka anak-anak kita akan memiliki pandangan yang sama.Gunakan Tips Pengasuhan yang Terbukti Secara Ilmiah Ini untuk Membesarkan Anak yang Tumbuh Menjadi Sukses dalam Hidup

Berikan Tugas Rumah Tangga untuk Kesuksesan di Masa Depan | Tips Mengasuh Anak
Sebuah studi yang didanai oleh Harvard Grant menemukan bahwa anak-anak yang melakukan pekerjaan rumah tangga lebih sukses saat dewasa. Bahkan, anak-anak belajar kepercayaan diri ketika orang tua mereka menetapkan tugas rumah tangga sebagai suatu harapan sejak usia dini.

Julie Lythcott-Haims, mantan Dekan Mahasiswa Baru di Universitas Stanford dan penulis buku “How to Raise an Adult,” mendefinisikan efikasi diri sebagai “ketika seseorang melihat bahwa tindakannya sendiri menghasilkan hasil.” Dia menjelaskan bahwa anak-anak lebih sukses dalam hidup ketika mereka belajar untuk menghubungkan kesuksesan mereka dengan usaha individu mereka.

Ia menyarankan agar kita mengalihkan fokus. Banyak orang tua saat ini terlalu fokus pada anak-anak mereka yang meraih nilai tertinggi dan terlibat dalam kegiatan yang akan membawa mereka ke perguruan tinggi terbaik. Pendekatan yang lebih efektif adalah fokus pada keterampilan yang memberi mereka fondasi terbaik untuk meraih kesuksesan . Kita melakukan ini dengan memberikan lebih banyak kesempatan bagi mereka untuk "berpikir" dan "berbuat". (Ini berbeda dengan "berpikir" dan "berbuat" untuk mereka.)

Baca Juga: Rendah Lemak.Ini Dia Resep Kue Keranjang Anti Goreng-goreng Dikukus dengan Isi Pisang

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ejhy Serlesnso

Tags

Rekomendasi

Terkini

5 Manfaat Bangun Pagi yang Terbukti Secara Ilmiah

Senin, 12 Januari 2026 | 22:40 WIB

Sejumput Kebaikan di Malam yang Lapar

Jumat, 4 Juli 2025 | 05:17 WIB

Bahaya Tidur Kurang dari 7 Jam Sehari

Jumat, 13 Juni 2025 | 07:36 WIB

Manfaat Bangun Pagi untuk Fisik dan Mental

Senin, 19 Mei 2025 | 05:12 WIB
X