Pidato Satu Jam, Mentan Amran Berhasil Kumpulkan Rp 75,85 Miliar Untuk Bencana Sumatera

photo author
Ejhy Serlesnso, Ide Nusantara
- Senin, 8 Desember 2025 | 14:26 WIB
Kementan Peduli Bencana Banjir (Foto: Dok. Dirjen Kementan)
Kementan Peduli Bencana Banjir (Foto: Dok. Dirjen Kementan)

Untuk menjamin transparansi, Mentan Amran menantang jajarannya mengecek aliran dana secara langsung.

“Jangan lihat besar kecilnya, yang penting ikhlas. Coba aku tes secara live, masuk nggak ke rekening itu. Coba Dirjen, masuk nggak sumbangannya,” ujarnya.

Posko kemanusiaan Kementan membuka rekening khusus BRI 2123.01.000535.564 atas nama Kementan Peduli bagi masyarakat yang ingin membantu.

Mentan Amran kemudian memanjatkan doa agar gerakan kemanusiaan ini menjadi ladang amal bagi semua.

“Kelak di akhirat nanti semoga kita bertemu atas kebaikan yang sudah kita lakukan,” ungkapnya.

Ia memastikan seluruh bantuan segera disalurkan melalui Tim Tanggap Darurat Kementan, bekerja sama dengan pemerintah daerah, Bapanas, dan lembaga kemanusiaan.

“Kita harus bantu mereka. Ini musibah. Kalau kita bersama-sama, pasti lebih ringan,” ujarnya.

Kepada panitia penggalangan dana, Mentan Amran memberikan pesan tegas.

“Segera salurkan, jangan sampai salah sasaran. Kelak ini dipertanggungjawabkan, “ ujarnya. 

Baca Juga: Asisten Pribadi Prabowo Tuai Hujatan Usai Bikin Konten ‘A Day in My Life’ di Area Banjir, Netizen : “RIP Nurani”

Gerakan serupa bukan pertama kalinya dilakukan Mentan Amran. Saat gempa Palu, ia juga berhasil menghimpun hampir Rp 50 miliar hanya dalam waktu setengah jam. Menurut Mentan Amran, tingginya partisipasi publik mencerminkan kepercayaan terhadap integritas Kementan yang ia pimpin, dan terbangun dari sikap tegasnya termasuk dalam memberantas pungli di semua lini pelayanan. Hingga berita ini diturunkan, posko donasi masih dibuka dan dana terus bertambah.

Mentan Amran Sulaiman
Mentan Amran Sulaiman

Aksi Cepat Kementan, Mentan Amran : Penanganan Korban Bencana Jadi Prioritas Utama

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman kembali menegaskan prinsip yang ia pegang sejak awal menjabat, menteri bukan penerima, tetapi pelayan rakyat. Pernyataan itu kembali mencuat saat ia memimpin penggalangan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana di Sumatera.Mentan Amran menegaskan bahwa pada prinsipnya Kementan hadir untuk memberi dan melayani, tidak untuk dilayani.

Gerakan donasi hari ini menjadi bukti nyata. Setelah hampir satu jam koordinasi dan ajakan solidaritas, bantuan dari jajaran Kementan, Badan Pangan Nasional, dan para mitra strategis melonjak cepat. Dari pantauan langsung, donasi kemanusiaan tembus sekitar Rp 75 miliar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ejhy Serlesnso

Tags

Rekomendasi

Terkini

X