Hadiri Peringatan Hardiknas, Presiden Prabowo Luncurkan PHTC

photo author
Gordianus Jamat, Ide Nusantara
- Jumat, 2 Mei 2025 | 21:34 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyaksikan langsung demonstrasi penggunaan smart board atau papan interaktif di SDN Cimahpar 5 Kota Bogor, Jawa Barat. (Dok. Foto : sekretariat negara)
Presiden Prabowo Subianto menyaksikan langsung demonstrasi penggunaan smart board atau papan interaktif di SDN Cimahpar 5 Kota Bogor, Jawa Barat. (Dok. Foto : sekretariat negara)

Idenusantara.com - Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan di salah satu sekolah dasar yang ada di Kota Bogor, tepatnya di SD Negri Cimahpar 5 pada Jumat (02/05/2025).

Kehadiran Prabowo di sekolah dasar tersebut, selai memperingati hari pendidikan nasional (Hardiknas), Prabowo juga melakukan peluncuran Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC).

Baca Juga: Peringati Hardiknas 2025, Mendikdasmen Bicara Komitmen Pemerintah Memutus Rantai Kemiskinan Melalui Pendidikan

Presiden Prabowo tampak disambut meriah oleh anak-anak sekolah yang sudah menantikan kehadirannya. Presiden Prabowo kemudian menyapa anak-anak sekolah yang berbaris rapi di sepanjang jalan menuju sekolah.

Presiden Prabowo kemudian memasuki sekolah dan mengunjungi salah satu ruang kelas untuk menyaksikan langsung demonstrasi penggunaan smart board atau papan interaktif. 

Program pembelajaran ini menjadi bagian dari pendekatan teknologi digital yang didorong oleh pemerintah dalam kerangka transformasi pendidikan nasional.

Baca Juga: Syarat dan Cara Daftar Mitra Program Makan Bergizi Gratis Prabowo-Gibran

Di dalam kelas, Presiden menyapa kemudian berinteraksi dengan anak-anak. Kepala Negara juga turut duduk di bangku bersama anak-anak sembari menyaksikan demontrasi yang dilakukan oleh Bapak Dumah, guru SD Negeri Cimahpar 5. 

Usai menyaksikan demonstrasi tersebut, Presiden pun menyampaikan terima kasih dan berpesan kepada anak-anak tersebut.

"Terima kasih Pak Guru, belajar yang baik semuanya ya," ucap Presiden sebelum meninggalkan ruang kelas.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti dalam laporannya, mengatakan bahwa digitalisasi pembelajaran dilakukan dengan revitalisasi sekolah dan bantuan teknologi smart classroom atau kelas cerdas.

Menurut Mu'ti, pihaknya telah mengalokasikan anggaran senilai Rp16,9 triliun untuk digitalisasi satuan pendidikan dan anggaran Rp2 triliun untuk digitalisasi pendidikan.

Baca Juga: Makan Bergizi Gratis Era Prabowo Meraih Pengakuan Dunia

"Mudah-mudahan dengan terpenuhinya sarana dan prasarana dan dengan adanya smart classroom anak-anak dapat belajar dengan lebih menyenangkan, belajar dengan lebih bersemangat sehingga mereka dapat menjadi generasi Indonesia yang hebat," ungkap Mendikdasmen.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Gordianus Jamat

Sumber: setneg.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X