Ruteng, Idenusantara.com – PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN Persero) menyambut baik kunjungan kerja Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena.
Pihak PLN menegaskan komitmennya untuk terus berdialog dan melibatkan seluruh elemen masyarakat agar proses pembangunan PLTP Ulumbu berjalan selaras dengan tatanan adat dan kehidupan warga setempat.
Agradi Aryatama, Bagian Komunikasi dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLTP Ulumbu menjelaskan, PLN telah mengikuti setiap tahapan yang direkomendasikan oleh Satuan Tugas (Satgas) dan sangat menghargai masukan dari Gubernur NTT.
"Kami PT PLN (Persero) mengikuti setiap tahapan yang direkomendasikan oleh Satgas dan masukan dari Bapak Gubernur menjadi pertimbangan utama kedepan," ujar Agradi.
Ia menambahkan bahwa pendekatan adat menjadi prioritas utama, terutama dalam pelaksanaan sosialisasi melalui kegiatan "Lonto Leok" bersama warga.
"Kami sudah melaksanakan pendekatan adat terutama dalam pelaksanaan sosialisasi dalam kegiatan Lonto Leok dan sudah diangkat menjadi keluarga oleh beberapa gendang," imbuhnya, menekankan upaya PLN dalam membangun hubungan kekeluargaan yang erat dengan masyarakat adat di tengah kontroversi yang ada.
Agradi juga menegaskan bahwa PLN terbuka terhadap semua masukan dari masyarakat terkait pembangunan proyek tersebut.
Masukan yang akan diakomodasi, tegasnya adalah yang sesuai dengan prioritas dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Untuk diketahui, Gubernur NTT melakukan kunjungan ke PLTP Ulumbu yang terletak di desa Wewo, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai pada Kamis (17/7/2025).
Selain desa Wewo, rombongan Gubernur juga mengunjungi desa Lungar, lokasi perluasan PLTP Ulumbu unit 5 dan 6 di Poco Leok.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Melki menyatakan bahwa pemerintah akan meninjau lebih lanjut proses pelaksanaan proyek ini.
Ia juga berkomitmen untuk membuka ruang komunikasi yang lebih luas ke depan agar semua pihak dapat menyampaikan aspirasinya.
"Pemerintah akan meninjau lebih lanjut proses pelaksanaan proyek ini dan membuka ruang komunikasi yang lebih luas ke depan," ujarnya.
Lebih lanjut, Gubernur Melki mengharapkan kerja teliti dari para pegawai agar tidak ada masalah yang ditimbulkan dari proyek ini di kemudian hari.