Ruteng, Idenusantara.com – Sebanyak 34 siswa-siswi SDI Momang Mese di Kabupaten Manggarai Timur menerima Sakramen Komuni Pertama dalam sebuah perayaan Misa yang khidmat pada Jumat (1/8/2025).
Momen suci ini menjadi pengingat bagi para siswa untuk menjadikan kehidupan Yesus sebagai teladan dalam setiap langkah mereka.
Pater Engelbertus Seran, yang memimpin perayaan di Kapel Stasi Purang Mese, Desa Compang Ndejing, menyampaikan pesan mendalam dalam khotbahnya.
Ia mengingatkan para siswa bahwa menerima Tubuh dan Darah Kristus adalah sebuah anugerah yang harus disyukuri, bukan hanya sekadar ritual.
Pater Engel mengawali khotbahnya dengan mengingatkan kembali kisah seorang nabi utusan Tuhan yang hampir mati kelaparan dalam perjalanannya.
"Nabi itu hampir mati, lalu Tuhan mengutus malaikatnya untuk memberinya makanan. Setelah makan, nabi itu kembali kuat dan melanjutkan perjalanannya," tutur Pater Engel, mengaitkan kisah tersebut dengan makna Komuni Pertama.
Ia menjelaskan bahwa Komuni Pertama adalah makanan dari surga yang diberikan Tuhan kepada umat-Nya untuk mencapai kehidupan kekal.
Pater Engel juga menekankan pentingnya persiapan yang matang sebelum menerima sakramen suci ini.
Ia mengingatkan para siswa untuk setia meneladani pesan spiritual dan keteladanan hidup Yesus dalam menjalani kehidupan di lingkungan sekolah dan masyarakat.
"Untuk menerima Tubuh dan Darah Kristus itu tidak mudah, harus melewati berbagai persiapan. Itulah yang Tuhan kehendaki, agar kita semua dan para peserta Komuni baru percaya kepada-Nya. Hari ini, adik-adik diberi makanan dari surga dalam bentuk Tubuh dan Darah Kristus," pungkasnya.
Ungkapan Syukur dan Komitmen Iman
Isabela Tuven, salah satu peserta Komuni Pertama, mewakili rekan-rekannya menyampaikan rasa syukur yang mendalam.
Ia berterima kasih kepada Romo, bapak, dan ibu guru SDI Momang Mese yang telah membimbing mereka dalam mempersiapkan diri.
"Kami berjanji akan terus percaya dan taat kepada Tuhan Yesus yang telah menganugerahkan kami sakramen suci pada hari ini," tegas Isabela.