Hasilkan Satu Ton Pupuk Bokasi, Mahasiswa KKN Unika Ubah Limbah Organik Jadi Berkah bagi Petani

photo author
Dionisius Upartus Agat, Ide Nusantara
- Selasa, 26 Agustus 2025 | 17:21 WIB

Ruteng, Idenusantara.com — Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Katolik Indonesia (UNIKA) Santu Paulus Ruteng berhasil menciptakan terobosan yang bermanfaat bagi petani di Kelurahan Laci Carep, Kecamatan Langke Rembong, Manggarai, Flores, NTT.

Kelompok ini sukses memproduksi satu ton pupuk bokasi dari limbah organik sebagai solusi ramah lingkungan untuk meningkatkan kualitas tanah pertanian.

Pupuk bokasi ini dibuat dari kombinasi kotoran ternak, sekam padi, dedak padi, M4, dedaunan, dan gula pasir.

Bahan-bahan tersebut difermentasi menggunakan mikroorganisme lokal efektif (MOL), mengubah limbah yang tidak terpakai menjadi sumber nutrisi berharga.

Ketua kelompok KKN, Armin Nonggo, menjelaskan bahwa ide ini muncul setelah melihat banyaknya limbah pertanian dan peternakan di kelurahan yang belum dimanfaatkan secara optimal.

"Kami berdiskusi dengan para petani dan Lurah. Mereka sangat antusias dengan ide pembuatan pupuk bokasi ini," ungkapnya.

Program ini tidak hanya berhenti pada pembuatan pupuk. Para mahasiswa juga memberikan pelatihan kepada warga kelurahan tentang cara memproduksi bokasi secara mandiri.

Langkah ini diharapkan dapat menciptakan kemandirian bagi petani dalam memenuhi kebutuhan pupuk.

Keberhasilan proyek ini mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak. Lurah Laci Carep, Yohanes Pantur, tak dapat menyembunyikan rasa bangganya melihat inisiatif dan kerja keras mahasiswa.

Menurutnya, kolaborasi ini menunjukkan bahwa potensi generasi muda sangat besar dalam memberikan solusi nyata bagi masalah-masalah lokal.

"Luar biasa, saya mengapresiasi kegiatan dari teman-teman semuanya, tetap kompak, dan sampai di hari terakhir kegiatan KKN dari kalian semua. Mantap!" tuturnya penuh semangat.

Dukungan dan pengawasan penuh juga datang dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Yuliana Wahyu yang melihat potensi besar dalam kolaborasi ini.

Yuliana menjelaskan, keberhasilan ini adalah bukti bahwa kerja sama yang solid dan tujuan yang jelas akan selalu membuahkan hasil positif, tidak hanya untuk mahasiswa, tetapi juga bagi masyarakat yang mereka dampingi.

Ia berharap semangat kolaborasi tim mahasiswa ini akan terus berlanjut, tidak hanya selama KKN tetapi juga ketika berada ditengah masyarakat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Gordianus Jamat

Rekomendasi

Terkini

X