Idenusantara.com-Dari tahun ke tahun proses pembelajaran pada dunia pendidikan di Indonesia terus mengalami perubahan. Lewat berbagai program pemerintah, proses belajar mengajar di sekolah-sekolah pada abad ke 21 ini terlihat semakin muda, maju, canggih dan serba ditital.
Gunakan alat canggih dan mode pembelajaran yang serba digital justru sangat memudahkan proses belajar mengajar antara guru dan siswa. Namun di balik kemudahan-kemudahan itu masih banyak pula tantangan dan hambatan yang kerap jadi keluhan.Keluhan itu terkait dengan infrastruktur bangunan sekolah yang kurang memadai, ketiadaan akses listrik, dan juga tidak adanya akses internet.
Keterbatasan itu kerap menghambat dan kadang mempersulit sekolah-sekolah khususnya di Manggarai Timur, NTT dalam menjalankan proses belajar mengajar.
Kerap kali guru-guru disebagian sekolah di Manggarai Timur mengungkapkan terkait kemudahan dan juga berbagai kendala saat proses pembelajaran.
Kepada media ini, seorang guru yang enggan disebutkan namanya di sebuah sekolah di Manggarai Timur mengungkapkan bahwa saat ini pemerintah terus menghadirkan program-program di semua sekolah yang serba digital, ada kemudahan namun kadang masih banyak hambatan yang kami rasakan.
"Belajar serba digital memang enak tapi kadang justru menambah beban bagi sekolah khususnya untuk guru dan siswa.Misalkan sekarang ada bantuan Smart TV dari Presiden Prabowo, ya mungkin untuk mereka yang di kota aman-aman saja tapi kami yang di pelosok serba susah. Bantuan Smart TV datang kami pikul jalan kaki, sampai di sekolah simpan saja, listrik tidak ada, akses jaringan internet tidak ada. Serba susah," terangnya.
Baca Juga: Unika Ruteng Bekali Ribuan Wisudawan untuk Melawan Manipulasi dan Kebodohan Digital
Ia mengungkapkan kadang saat ujian berbasis komputer mesti ke sekolah lain yang lebih lengkap peralatan dan akses internetnya bagus.
"Kadang kami cari sinyal ke puncak melewati semak belukar, juga kadang saat ujian berbasis komputer kami mesti berjalan jauh lagi ke sekolah yang lebih lengkap sarana dan prasarananya, kadang kami pinjam dan bayar," tuturnya.
Ia berharap kepada Pemda Manggarai Timur agar kedepannya fasilitas dan sarana prasarana pendukung pendidikan seperti gedung sekolah, jaringan listrik, akses internet dan sarana prasarana lainnya akan dibenahi serta dipenuhi demi pendidikan yang lebih baik lagi.
Baca Juga: Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak di Kelok, Warga Rembong Raya Minta Pemerintah Jangan Tutup Mata
Menanggapi hal itu Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timur melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) kembali merilis hasil verifikasi kondisi infrastruktur dasar pada satuan pendidikan jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Data ini menjadi acuan penting dalam mendorong pemerataan akses listrik dan jaringan internet yang sangat dibutuhkan dalam pembelajaran abad ke 21.