pendidikan

Potret Buruk Pendidikan di NTT: TRK Wae Lawas Masih Berdinding Bambu dan Berlantai Tanah

Jumat, 23 Mei 2025 | 09:14 WIB
TRK Wae Lawas di Manggarai Timur-NTT (Foto: Ejhi Serlenso-Idenusantara.com)

Idenusantara.com-Pendidikan merupakan kebutuhan dasar bagi setiap generasi bangsa. Negara diharapkan selalu hadir menjamin kebutuhan tersebut mulai dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

Namun terkadang negara lalai dalam menjalankan kewajibannya untuk mewujudkan kemajuan pendidikan diantaranya yaitu membangun infrastruktur pendidikan sebagai faktor penunjang seperti gedung ruangan kelas dan infranstruktur perlengkapan lainnya.

Baca Juga: Inilah 10 Kampus Terbaik di NTT Tahun 2025, Undana Kupang Nomor 1, Unika St.Paulus Ruteng Urutan ke Berapa?

Salah satu yang menjadi sorotan adalah TRK Wae Lawas. TRK Wae Lawas merupakan sekolah dengan tambahan ruangan kelas dari SDI Wae Paci desa Golo Mangung, kecamatan Lambaleda Utara, kabupaten Manggarai Timur, provinsi NTT.TRK Wae Lawas didirikan sejak 1 Juli 2015 silam dan dibangun untuk mengakomodasi siswa-siswi dari kampung tersebut.

Ruangan kelas berlantai tanah di TRK Wae Lawas

Berdasarkan pantauan media di lokasi, gedung TRK tersebut beratapkan sengk yang sudah mulai berkarat, berdinding bambu dan berlantai tanah.TRK ini terbagi dalam tiga ruangan dan tampak sudah tidak layak digunakan.

Baca Juga: Gubernur Melki Ikuti Rakor Penanganan Darurat Bencana di NTT Dengan BNPB; Prioritaskan Hunian Tetap

Meskipun kursi dan mejanya sedikit terlihat bagus namun tak ada perpustakaan penunjang kegiatan belajar siswa-siswi. Yang terlihat diatas meja hanya sebuah bendera merah putih yang terlihat lusuh dan beberapa buku pelajaran. Dihalaman sekolah terlihat bunga-bunga berjejeran rapi.

Tak ada kegiatan belajar mengajar pada senin (19/5/2025) saat itu.Seorang anak mengatakan bahwa pada hari itu mereka libur tanpa mengetahui alasan liburnya.

Baca Juga: Artis Luna Maya dan Maxime Bouttier Membangun Sekolah di NTT

"Kami libur pada hari ini, tapi tidak tau alasan libur apa, " ujar anak itu.

Untuk kenyamanan proses belajar mengajar, diharapkan pemerintah dapat memperhatikan segala persoalan-persoalan tentang faktor penunjang majunya pendidikan di NTT khususnya Manggarai Timur.

 

 

Halaman:

Tags

Terkini