pendidikan

Optimalisasi Pembelajaran, Pelatihan Deep Learning Siap Kembangkan Pendidikan Berkelanjutan

Rabu, 30 Juli 2025 | 17:14 WIB

Sementara itu, Elfiana Hardianti Juita, S.Pd., guru dari SMP St. Stefanus Ketang, Yayasan Persekolahan SUKMA Pusat, mengapresiasi program ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran di sekolah Katolik menuju pendidikan berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan, sekaligus membuka pintu kolaborasi antar sekolah.

Frumensius Menjulung, S.Pd., Gr., Kepala Sekolah SMK St. Bartholomeus Benteng Jawa, Yayasan Rendong Mata Leso, juga menyampaikan kesan positifnya.

Frumensius mengungkapkan, materi yang disampaikan menjadi metode pelatihan yang interaktif dan aplikatif, yang membuat banyak peserta merasa tercerahkan dan termotivasi untuk menerapkan Deep Learning secara konsisten di kelas masing-masing.

Hasil Nyata dan Rekomendasi untuk Keberlanjutan

Pelatihan Deep Learning ini telah memberikan dampak signifikan bagi para pendidik yang terlibat.

Beberapa capaian penting antara lain meningkatnya kesadaran guru terhadap pentingnya menciptakan ruang belajar yang inklusif dan berpihak pada siswa.

Selain itu, pelatihan ini membuka wawasan baru tentang strategi mengajar yang secara efektif mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran.

Yang tak kalah penting, selama pelatihan ini telah tersusun peta jalan implementasi pembelajaran mendalam di masing-masing sekolah asal peserta, menandakan kesiapan untuk menerapkan ilmu yang didapat.

Guna memastikan keberlanjutan dan dampak jangka panjang dari pelatihan ini, beberapa rekomendasi strategis telah diajukan.

Pertama, kegiatan serupa perlu direplikasi di berbagai wilayah dengan penyesuaian konteks lokal agar manfaatnya menyebar lebih luas.

Kedua, diperlukan pendampingan lanjutan bagi para guru agar implementasi Deep Learning tidak berhenti di tingkat pelatihan, melainkan terus berkembang dalam praktik nyata di kelas.

Ketiga, dukungan kebijakan dari pihak sekolah dan yayasan sangat krusial dalam menyediakan waktu dan sumber daya yang memadai untuk pengembangan berkelanjutan guru.

Membangun Ekosistem Sekolah Bermutu

Dalam sambutan penutupan, Romo Patrik Josaphat Dharsam Guru menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh yayasan pengirim guru, serta para fasilitator dari BGTK Provinsi NTT dan tutor dari Kemendikdasmen.

"Semoga Deep Learning yang sudah kita gali bersama ini tidak berhenti di ruangan ini saja, tetapi terus mengalir dalam praktik pendidikan yang lebih kreatif, kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik," ujarnya.

Halaman:

Tags

Terkini