Rangkaian pengukuhan ditutup dengan ungkapan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Yayasan Santu Paulus Ruteng, para dosen, guru pamong, panitia, serta keluarga lulusan PPG.
Baca Juga: Wagub Johni Asadoma Kunjungi Kota Denpasar, Ajak Untuk Rajut Kembali Harmoni Warga NTT – Bali
Pengukuhan ini menegaskan bahwa sertifikat pendidik bukanlah garis akhir, melainkan titik awal pengabdian yang menuntut konsistensi nilai dan integritas dalam praktik pendidikan sehari-hari.
Dengan pesan tegas bahwa profesionalisme guru diukur dari integritas, Unika Santu Paulus Ruteng kembali meneguhkan komitmennya mencetak guru profesional yang tidak hanya cakap mengajar, tetapi juga layak dipercaya, diteladani, dan diandalkan dalam membangun masa depan pendidikan Indonesia.