pendidikan

OTTO GUSTI MADUNG,SVD : REKTOR IFTK LEDALERO - Filsuf Flores yang Memimpin Transformasi IFTK Ledalero

Rabu, 18 Maret 2026 | 08:24 WIB
Dr. Otto Gusti Madung-Rektor IFTK Ledalero

Idenusantara.com-Di tengah dinamika perubahan sosial, politik, dan budaya di Indonesia, sosok intelektual yang mampu menjembatani iman, filsafat, dan realitas masyarakat menjadi semakin penting. Salah satu tokoh yang memainkan peran tersebut adalah Otto Gusti Madung, seorang imam Serikat Sabda Allah (SVD), akademisi, dan filsuf politik yang kini menjabat sebagai rektor Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero (IFTK Ledalero) di Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Ia dikenal sebagai pemikir yang aktif membahas demokrasi, toleransi, pluralisme, serta relasi agama dan ruang publik. Melalui karya ilmiah, buku, dan kepemimpinannya di dunia akademik, Otto Gusti Madung menjadi salah satu intelektual Katolik Indonesia yang berpengaruh dalam diskursus filsafat politik dan kehidupan sosial di Indonesia.

Baca Juga: Kisah Pilu Martina, Ibu Rumah Tangga Yang Gigih Menghidupi Keluarga Setelah Suami Terkena Stroke

Latar Belakang dan Pendidikan

Otto Gusti Ndegong Madung lahir di Lengko Elar, Manggarai Timur, Flores, NTT pada 20 Mei 1970. Ia tumbuh di lingkungan masyarakat Flores yang memiliki tradisi intelektual Katolik yang kuat serta semangat pendidikan yang tinggi.

Ketertarikannya pada dunia pemikiran membawanya menempuh pendidikan filsafat pada Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero pada tahun 1991. Setelah itu ia melanjutkan studi teologi di Philosophisch-Theologische Hochschule Sankt Gabriel, Mödling, Austria, dan memperoleh gelar Magister Teologi pada tahun 1999.

Kehausannya terhadap ilmu filsafat membawanya melanjutkan studi doktoral di Hochschule für Philosophie München, Jerman. Pada Februari 2008 ia berhasil meraih gelar doktor dalam bidang filsafat dengan disertasi yang membahas perbandingan pemikiran Giorgio Agamben dan Jürgen Habermas terkait politik dan kekerasan.

Sejak tahun 2009, ia kembali ke Indonesia dan menjadi dosen filsafat politik di Ledalero.

Baca Juga: Cerita Pilu Donatus Ruek di Gubuk Reyot yang Merindukan Kehadiran Pemerintah

Akademisi dan Pemikir Filsafat Politik

Sebagai akademisi, Otto Gusti Madung dikenal luas sebagai pengajar dan peneliti dalam bidang: Filsafat politik, Demokrasi dan ruang publik, Pluralisme dan toleransi, Hak asasi manusia dan Hubungan agama dan negara

Beliau aktif menulis di jurnal ilmiah dan menerbitkan buku yang membahas isu-isu sosial kontemporer. Salah satu karyanya adalah buku “Post-Sekularisme, Toleransi dan Demokrasi”, yang membahas tantangan kehidupan masyarakat multikultural dan relasi antara kelompok mayoritas dan minoritas dalam negara demokrasi.

Melalui karya-karyanya, ia berupaya menunjukkan bahwa demokrasi tidak hanya soal sistem politik, tetapi juga tentang budaya dialog, penghormatan terhadap perbedaan, dan pengakuan terhadap martabat manusia.

 

Halaman:

Tags

Terkini