Tahun 2019, dana senilai Rp1,18 miliar dialokasikan kembali untuk proyek yang sama, dengan kontraktor CV Bakti Putra Persada.
Pada tahun 2020, dengan dana Rp2.705.550.000 dikerjakan oleh PT Arison Karya Sejahtera.
Pada 2021, pemerintah kembali mengucurkan dana senilai Rp204 juta untuk pemeliharaan proyek itu, yang dikerjakan secara swakelola oleh Dinas PUPR. Meski beberapa kali dikerjakan, namun proyek air minum bersih ini belum dimanfaatkan secara optimal oleh warga desa setempat.
Artikel Terkait
Berlari Bisa Bantu Bakar Lemak Lebih Maksimal, Begini Caranya!
2 Mindset Orang Kaya yang Membuat Uangnya Terus 'Tumbuh' dan Mustahil Jatuh Miskin
Rangkaian Skincare Vitamin C yang Aman untuk Pemilik Kulit Sensitif
5 Prinsip Hidup Sederhana ala Orang Jepang yang Baik Dicontoh
Daftar Obat Tradisional-Suplemen yang Ditarik BPOM gegara Picu Ginjal Rusak