Paus Fransiskus tiba di loggia pusat Basilika Santo Petrus dengan kursi roda. Ia menyapa umat beriman dengan ucapan singkat, “Saudara dan Saudari, Selamat Paskah.” Ia lalu meminta Mgr. Ravelli untuk membacakan pesan atas namanya.
“Saya mengimbau kepada semua pihak yang memegang tanggung jawab politik di dunia kita untuk tidak menyerah pada logika ketakutan yang hanya akan menyebabkan isolasi dari orang lain, tetapi sebaliknya menggunakan sumber daya yang tersedia untuk membantu yang membutuhkan, untuk memerangi kelaparan, dan untuk mendorong inisiatif yang mempromosikan pembangunan,” demikian bunyi pesan tersebut.
Baca Juga: Makamnya Sederhana:Paus Fransiskus Sudah Dimakamkan di Santa Maria Maggiore
Seminggu sebelumnya, Paus juga menyempatkan untuk sesaat mendatangi Basilika St. Petrus pada Minggu Palma. Tindakan ini ia lakukan meskipun kondisi kesehatannya.
Kesehatan yang Menurun
Sejak awal tahun 2025, Paus Fransiskus telah berjuang melawan pneumonia ganda yang memaksanya dirawat di rumah sakit selama 39 hari. Meskipun demikian, ia tetap melaksanakan tugasnya sebagai pemimpin Gereja Katolik, termasuk merayakan Misa Paskah dan menyampaikan pesan-pesan penting kepada umat. Namun, kondisi kesehatannya yang semakin memburuk menunjukkan bahwa waktunya semakin dekat
Paus Fransiskus dilahirkan dengan nama Jorge Mario Bergoglio pada 17 Desember 1936 di Buenos Aires, Argentina. Ia menjadi Paus pada tahun 2013 dan dikenal karena pendekatannya yang inklusif, perhatian terhadap kaum miskin, serta upayanya untuk mereformasi Gereja Katolik. Selama masa kepemimpinannya, ia melakukan berbagai reformasi penting dan menjadi simbol perdamaian dan toleransi .
Wafatnya Paus Fransiskus menandai berakhirnya era kepemimpinan yang penuh dengan perubahan dan harapan. Meskipun ia telah tiada, ajarannya tentang kasih, perdamaian, dan keadilan sosial akan terus menginspirasi umat Katolik dan masyarakat dunia. Kehidupannya adalah contoh nyata dari seorang pemimpin yang mengutamakan pelayanan kepada sesama dan berani mengambil langkah-langkah besar demi kebaikan umat manusia.