Idenusantara.com-Iman Kristian Katolik berakar pada pengakuan bahawa Yesus Kristus adalah sungguh Tuhan dan sungguh manusia. Namun, sering timbul persoalan: di manakah dalam Injil Yesus sendiri menyatakan bahawa Dia adalah Tuhan?
Artikel ini akan membahas ayat-ayat Injil di mana Yesus secara eksplisit atau implisit menyatakan ke-Allahan-Nya, berdasarkan ajaran Gereja Katolik dan sumber-sumber Kitab Suci yang sahih.
Baca Juga: PADA TENGAH HARI, KEGELAPAN MENYELUBUNGI SELURUH NEGERI
1. Pernyataan "Aku dan Bapa adalah Satu" (Yohanes 10:30)
Salah satu pernyataan Yesus yang paling jelas tentang ke-Allahan-Nya terdapat dalam Injil Yohanes:
"Aku dan Bapa adalah satu." (Yohanes 10:30)
Ayat ini menunjukkan kesatuan hakikat antara Yesus dan Bapa. Kata "satu" dalam bahasa Yunani adalah hen (neuter), yang menunjukkan kesatuan hakikat, bukan sekadar kesatuan kehendak atau tujuan. Reaksi orang-orang Yahudi yang mendengar pernyataan ini sangat signifikan:
"Kami tidak melempar Engkau karena suatu perbuatan baik, tetapi karena hujat dan karena Engkau, meskipun manusia, menyatakan diri-Mu sebagai Allah." (Yohanes 10:33)
Mereka memahami dengan tepat bahawa Yesus sedang menyatakan diri-Nya setara dengan Allah. Inilah sebabnya mereka ingin melempari Dia dengan batu.
Baca Juga: MIMPI YANG MEMBAWA PENGHIBURAN: SEBUAH RENUNGAN KATOLIK
2. "Sebelum Abraham Jadi, Aku Ada" (Yohanes 8:58)
Dalam Yohanes 8:58, Yesus membuat pernyataan yang menggemparkan:
Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku ADA." (Yohanes 8:58)
Pernyataan ini menggunakan ungkapan "Aku Ada" (Ego eimi dalam bahasa Yunani), yang merujuk langsung pada nama kudus Allah yang dinyatakan kepada Musa dalam semak belukar yang menyala: "AKU ADALAH AKU" (Keluaran 3:14). Dengan menggunakan ungkapan ini, Yesus secara jelas menyatakan bahawa Dia adalah Yahweh, Allah Perjanjian Lama. Catatan dalam New Testament Bible Commentary menjelaskan bahawa ini adalah klaim eksplisit akan keilahian, seperti yang terbukti dari reaksi orang-orang Yahudi yang mengambil batu untuk melempari Dia.