Oleh karena itu, pesan dari pohon Natal adalah bahwa hidup tetap “hijau sepanjang masa” jika kita memberikannya: bukan banyak hal materi, tetapi kehidupan itu sendiri: dalam persahabatan dan kasih sayang yang tulus, dalam bantuan dan pengampunan persaudaraan, dalam waktu bersama dan mendengarkan timbal balik.
Hampir 40 tahun kemudian, pohon Natal terus menjadi citra yang kuat di Lapangan Santo Petrus, semua karena seorang Paus yang rindu kampung halaman, yang ingin merayakan Natal seperti yang ada di rumah.