religi

Sukseskan Program Ekonomi Berkelanjutan, Paroki Kajong Gandeng Berbagai Pihak

Selasa, 21 Februari 2023 | 18:05 WIB
Rapat penyusunan program kerja di aula Paroki Kajong, Minggu (19/02/2023). Ist

Idenusantara.com - Paroki Kajong membuka secara resmi program ekonomi berkelanjutan melalui misa dan rapat penyusunan program kerja di aula Paroki Kajong, Minggu (19/02/23).

Sidang Pastoral Keuskupan Ruteng pada 10 Januari 2023 lalu telah menetapkan tahun ini sebagai tahun ekonomi berkelanjutan. Keuskupan mendorong ekonomi berkelanjutan sebagai program pastoral dengan mengusung tema sejahtera, adil dan ekologis (SAE).

Ekonomi SAE melihat kesejahteraan umum dalam keadaan sosial yang kondusif sehingga tidak hanya melihat peningkatan ekonomi dalam segi material tetapi juga dalam perkembangan sosial pribadi dan kelompok.

Baca Juga: PUISI : Kembali dan Sadarlah

Untuk menyukseskan program Keuskupan Ruteng ini, paroki Kajong membuat program bersama dengan berbagai pihak, di antaranya Lembaga Pendidikan, Kesehatan, Pemerintah, Bank, UMKM, kelompok Tani
serta Tokoh-tokoh masyarakat. Tentu saja hal ini diharapakan dapat berdampak baik bagi kesuksesan program ini.

"Kita harus mengajak semua lembaga karena program ekonomi tidak bisa dijalankan sendiri oleh pastor paroki dan DPP atau pun DKP," jelas pastor paroki Kajong, RD. Bernadus Palus, Pr.

Dalam penyusunan program ini juga tentu saja memperhatikan berbagai aspek, semua lembaga dan kelompok yang terlibat dalam penyusunan wajib berkolaborasi dalam menindaklanjuti program ini.

Baca Juga: Diduga Libatkan Oknum Wartawan dalam Aksi Pemerasan Oleh Ketua Araksi NTT

Ada pun beberapa program kolaborasi yakni penanaman sorgum dan tanaman hortikultura, program ini diharapkan dapat melibatkan kelompok tani agar perekonomian serta kebutuhan umat akan makanan bergizi dapat terpenuhi.

Ada juga program lain yakni perhatian terhadap ibu dan anak yang kekurangan gizi dengan memberikan makanan tambahan, program ini bekerja sama dengan lembaga kesehatan dan disambut dengan baik oleh pihak terkait.

"Tentu dengan adanya giat kolaborasi bersama gereja dalam penguatan layanan kesehatan Ibu dan Anak, serta Pemberian PMT bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui dan anak Stunting mempermudah untuk menekan angka kematian ibu dan Anak dan juga menurunkan angka Stunting.

Baca Juga: Gubernur dan Penjabat Walikota Pantau Harga di Pasar Naikoten
Disisi lain saya memandang kedekatan Gereja dan umatnya sangat tinggi,sehingga penyampaian informasi kesehatan bisa dijalankan,melalui Kotbah/Himbauan saat Misa, juga dikegiatan Pastoral lainnya," tanggap Bonefasius Ceisman, Kepala Puskesmas Kajong.

Kehadiran pihak Bank diharapkan dapat membuka jejaring dalam berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan, begitu pun dari lembaga pemerintah.

Sementara itu Ketua Dewan Pastoral Paroki, Salesius Jehadi mengharapkan bisa dijalankan semua pihak yang sudah bekerja sama.

Halaman:

Tags

Terkini

BENARKAH KITAB SUCI KATOLIK DIUBAH

Rabu, 8 April 2026 | 08:06 WIB

LOGOS ILAHI: FIRMAN YANG MENJADI MANUSIA

Rabu, 8 April 2026 | 08:01 WIB

Mengapa Disebut JUMAT AGUNG

Sabtu, 4 April 2026 | 15:22 WIB

APAKAH SINTERKLAS SUNGGUH ADA?

Sabtu, 6 Desember 2025 | 21:30 WIB