Ia menjelaskan kegiatan ini sebagai salah satu upaya pihak kepolisian dalam melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat di Bumi Komodo itu.
"Tentunya, tindakan ini sangat penting untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan yang sehari-hari melewati jalur tersebut," jelas Kasat Lantas.
Namun demikian, cuaca ekstrem yang masih terjadi di wilayah Manggarai Barat hingga saat ini, membuat warga atau pengendara diimbau untuk selalu waspada apabila melintasi jalur rawan bencana alam.
Jika terjadi hujan lebat, disarankan agar menepi terlebih dahulu agar terhindar dari tanah longsor dan pohon tumbang.
"Dikarenakan curah hujan yang meningkat di sertai angin yang kencang kerap terjadi bencana alam seperti banjir, longsor ataupun pohon tumbang. Maka dari itu, kami mengimbau agar masyarakat tetap tingkatkan kewaspadaan terhadap situasi di sekitar," imbaunya.
Sumber: Humas Polres Manggarai Barat
Artikel Terkait
Kampung Adat Bena, Desa Wisata Berbalut Kearifan Lokal di Kabupaten Ngada
Cerita Rakyat Ngada, Legenda Watu Kaba, Batu yang Berbentuk Kerbau
Presiden Prabowo Subianto Ajak Elemen Bangsa Bangun Indonesia Dengan Hormati Perbedaan dan Kedepankan Kerja Sama.
Wisata Kampung Adat Wologai, Kampung Adat Terkeren yang Telah Berusia 800 Tahun di Kabupaten Ende
Kondisi Jalan Rusak Parah, Berharap Gubernur Terpilih Bisa Menjawab Keluhan Masyarakat Elar Selatan.