KUR dan Kredit dari Bank Himbara.
Pemerintah juga menggandeng bank BUMN (Bank Himbara) seperti BRI, Mandiri, dan BNI untuk mendukung koperasi lewat:
-KUR Khusus untuk koperasi desa
-Skema pendanaan “executing” (koperasi dapat langsung)
-Skema “channelling” (lewat Kemenkop atau lembaga penyalur).
Menurut Menteri BUMN Erick Thohir, dikutip dari CNBC Indonesia pada 3 April 2025,
“Bank Himbara siap menyalurkan KUR berbunga rendah untuk koperasi desa, khususnya yang bergerak di sektor pangan dan logistik.”
Baca Juga: Koperasi Desa Merah Putih: Apa Saja Jenis Usaha yang Bisa Dikembangkan?
Hibah, CSR, dan Swadaya.
Selain sumber formal, koperasi bisa juga didanai dari:
-CSR perusahaan sekitar
-Hibah dari NGO atau lembaga internasional
-Iuran anggota dan swadaya masyarakat
Yang penting, semua dana harus dikelola transparan, dicatat, dan dilaporkan ke anggota.
Tantangan di Lapangan
Tentu ada beberapa kendala:
-Belum semua desa paham teknis penganggaran koperasi
-Tidak semua pendamping desa atau operator paham cara input RKPDes
-Kadang ada tumpang tindih dengan BUMDes atau program lain.
Maka perlu pendampingan serius dari dinas koperasi dan tenaga ahli desa.