Lima Tahun Tidak Dicairkan, Dugaan Penggelapan Dana PIP SDI Wae Kool Akan Ditindaklanjuti Polres Manggarai Timur

photo author
Carles Marsoni, Ide Nusantara
- Rabu, 23 April 2025 | 06:02 WIB
Foto ilustrasi dugaan penggelapan dana PIP  (Sumber: idenusantara.com)
Foto ilustrasi dugaan penggelapan dana PIP (Sumber: idenusantara.com)

Manggarai Timur, idenusantara.com - Kasus Dugaan penggelapan dana Program Indonesia Pintar (PIP) di SD Inpres Wae Kool, Desa Nanga Mbaling, Kecamatan Sambi Rampas, Manggarai Timur, Provinsi NTT yang terus bergulir, kini memasuki babak baru. Pelaksana tugas Kasat Reskrim Polres Manggarai Timur, Ipda Manase menyebut kalau pihaknya akan tindak lanjuti kasus dugaan penggelapan dana PIP di SDI Wae Kool

"Kami akan tindaklanjuti, " Tulis Ipda Manase dalam pesan WhatsApp yang diterima media ini pada selasa, 22 April 2025 

Diketahui sebanyak 23 siswa diduga jadi korban oknum kepala sekolah yang tidak bisa mencairkan dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) milik muridnya itu. Dana PIP yang tidak dicairkan oknum kepala sekolah SDI Wae Kool berlangsung selama 5 (Lima) tahun lamanya. Dari 23 Siswa, masing-masing menerima dana PIP sebesar Rp.450.000 X 23 = Rp.10.350.000 X 5 tahun = Rp.51.750.000. 

Orang Tua Murid pertanyakan Dana PIP tahun 2020-2024 yang belum cair, kuat dugaan Dana PIP dipermainkan kepala sekolah

Baca Juga: Diduga Gelapkan Dana PIP Selama Lima Tahun, Orang Tua Siswa Desak Tipikor Polres Manggarai Timur Panggil dan Periksa Kepsek SDI Wae Kool

Dana PIP sebesar puluhan juta yang tidak dicairkan sang kepala sekolah tersebut kini menimbulkan banyak pertanyaan dikalangan orang tua murid. Sumber terpercaya media ini menyampaikan kalau dirinya sangat bingung dengan alasan kepala sekolah yang tidak bisa mencairkan dana PIP milik siswa di SDI Wae Kool. 

"Apakah dana PIP itu sudah dicairkan atau tidak kami juga tidak tahu. Kami mau tanya kepala sekolah, kepala sekolah juga jarang datang sekolah. Bahkan mungkin hanya tiga kali dalam sebulan, " Ujarnya

"Dengan tidak adanya transparansi soal dana PIP siswa oleh kepala sekolah maka kuat dugaan kepala sekolah sudah makan uang itu," Ujar sumber terpercaya media ini 

Selain itu, wali murid juga mempertanyakan praktik pengelolaan kartu dan buku tabungan siswa yang selama bertahun-tahun dipegang oleh pihak sekolah, bukan oleh orang tua siswa sebagaimana mestinya.

Merespon curhat masyarakat di Wae Kool Kepala sekolah saat dikonfirmasi media ini terkait dana PIP yang hilang kabar itu menjelaskan kalau dirinya belum mencairkan dana PIP itu sejak tahun 2020-2024 karena kondisi kesehatan dan jalan yang jelek milik Pemda Manggarai Timur. 

Baca Juga: Diduga Gelapkan Dana PIP, Kepala Sekolah SDI Wae Kool di Manggarai Timur Tuai Sorotan

"Jarang masuk sekolah karena kondisi kesehatan kurang terjamin dalam menghadapai jalan yang rusak, faktor usia resiko cedera dalam perjalanan bisa terjadi," Jelas kepala sekolah pada senin, 23 Maret 2025. Sedangkan pada Rabu, 26 Maret 2025.

Kepala sekolah juga menyebut kalau operator pada sekolah SDI Wae Kool tidak memahami soal administrasi terkait pencairan Dana PIP. 

Media ini masih berusaha untuk terhubung dengan operator pada SDI Wae Kool yang namanya ikut disebut dalam skandal dugaan penggelapan dana PIP di sekolah tersebut. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Carles Marsoni

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X