"Perutusan ini menuntut kesetiaan, pengorbanan, dan semangat pelayanan tanpa henti. Jadilah imam yang menghayati kerendahan hati, imam yang senantiasa belajar, dan selalu dekat dengan umat," tambahnya.
Doa dan dukungan yang tulus turut disampaikan Pater Bovan mewakili semua imam dan umat yang hadir dalam momen sakral ini.
"Kami semua mengutusmu dan perutusan kami dalam nada kasih dan dalam nada yang penuh pengharapan kedepannya. Tuhan memberkati kita dan semua ciptaannya," pungkasnya.
Baca Juga: Langkah Progresif Pemkab Manggarai, Ratusan Tenaga Non-ASN Tetap Bekerja Hingga Akhir 2025
Perayaan Misa Sulung ini diakhiri dengan acara syukuran yang hangat, menjadi bukti nyata dukungan umat Paroki Karot kepada Pater Stefan.
Acara ini juga menjadi perpisahan sementara, karena setelahnya, Pater Stefanus akan memulai tugas perutusan sucinya di Paroki St. Paulus, Depok, Bogor, Jawa Barat, tempat di mana ia juga ditahbiskan.
Semangat pelayanan yang ia bawa dari tanah kelahirannya diharapkan menjadi inspirasi baru bagi Gereja di tempat tugasnya.
Artikel Terkait
Buka Dojo Karate, SDI Golo Lambo Pelopori Pembentukan Karakter Anak Sejak Dini
Bapemperda DPRD Rampungkan Ranperda RPJMD 2025-2029, Pemkab Manggarai Sampaikan Apresiasi
RD. Herman Ando Wafat, Pemkab Manggarai Sampaikan Duka Cita Mendalam
Ribuan PPPK Tahap I di Manggarai Resmi Diangkat, Bupati Tekankan Integritas dan Kontribusi Nyata
Perkuat Ikatan Tradisi dan Pemberdayaan Komunitas, Wabup Fabi Hadiri Ritus Adat Roko Molas Poco Gendang Nekang
PPK 3.2 PJN Wilayah III NTT Terus Laksanakan Pemeliharaan Rutin Jalan Labuan Bajo-Malwatar Batas Kota Ruteng
Kejaksaan RI Melalui Kajati Tegaskan Komitmen Kawal Pembangunan Infrastruktur yang Bersih dan Transparan di NTT