Aria juga mengingatkan pentingnya respons cepat terhadap laporan masyarakat, berapa pun kecilnya, sebagai bentuk nyata dari pengawasan yang profesional dan terbuka.
"Jika Bawaslu kuat, rakyat percaya. Jika rakyat percaya, demokrasi akan tegak," pungkas Aria.
Baca Juga: Berantas Rabies, Satpol PP Manggarai Gencarkan Sosialisasi dan Eliminasi HPR
Kolaborasi untuk Demokrasi yang Lebih Dewasa
Rakor Penguatan Kelembagaan Bawaslu Kabupaten Manggarai ini digelar selama dua hari, Selasa - Rabu (14-15 Oktober 2025). Selain Nonato dan Aria Bima, hadir pula narasumber lainnya seperti Bupati Manggarai Heribertus G.L. Nabit, Akademisi Undana Kupang Rudi Rohi, serta pegiat Pemilu Panji Prasetyo dan Arif Susanto.
Acara dihadiri oleh sejumlah stakeholder penting, antara lain perwakilan dari KPU Kabupaten Manggarai, Polres Manggarai, Kejaksaan Negeri Manggarai, Kodim 1612/Manggarai, serta organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemkab Manggarai, organisasi keagamaan, kemasyarakatan, kemahasiswaan, dan lembaga pendidikan.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali peran Bawaslu yang bukan hanya sebagai pengawas Pemilu, tetapi juga sebagai pendidik demokrasi yang terus bekerja, bahkan ketika Pemilu sudah usai.
Artikel Terkait
Dedikasi Bupati Nabit: Pemutus Rantai Ragu, Merajut Masa Depan Anak Negeri
Dinilai Lukai Hak Kesejahteraan, UU HPP yang Pajaki Pesangon dan Pensiun Dibawa ke MK
BemNus Desak Agas Andreas Pecat Antonius Goru Mafia Proyek di Manggarai Timur
Rikard Presley Anggota DPRD Manggarai Timur Mendukung Kehadiran Batalion di Elar Selatan
Menang Dramatis, Purnama Woang FC Raja Baru GTA Cup
Desak, Polres Matim Segerah Tetapkan Tersangka Kasus Covid-19
Koordniator Pusat BemNus, Kasus Antonius Goru. Perlu Cek Bupati dan Kadis PPO Matim