Dua Proyek, Satu Kontraktor:
Sorotan tajam kembali mengarah ke proyek rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi utama kewenangan pemerintah daerah pada BBWS Nusa Tenggara Timur (NTT) II (Paket 2) dan paket 1 (satu).
Dua proyek tersebut menimbulkan kecurigaan karena keduanya dikerjakan oleh perusahaan yang sama, yakni PT.ADHI KARYA.
Paket 2 (dua) senilai Rp.105.578.725.000 dan paket 1 (satu) sebesar Rp.40.209.714.000.00
Dua peroyek besar tersebut juga tersebar diseluruh wilayah NTT, salah satunya lokasi Wae Locak II , di kabupaten Manggarai.
Tak hanya itu, muncul dugaan adanya kerja sama terselubung karena proses pengadaan yang dinilai janggal dan tidak transparan juga hanya diikuti satu perusahaan.
PT Adhi Karya (Persero) Tbk adalah sebuah badan usaha milik negara Indonesia yang bergerak di bidang konstruksi. Pemerintah Indonesia memegang mayoritas saham perusahaan ini melalui Danantara.
Pendapatan
Rp 10,828 triliun (2020)
Laba bersih
Rp 23,702 miliar (2020)
Total aset
Rp 38,094 triliun (2020)
Total ekuitas
Rp 5,575 triliun (2020)
Artikel Terkait
PT Akas Abaikan Sikap Tegas Prabowo untuk Kesejahterahan dan Keadilan Para Buruh
Sempat Dikeluhkan Warga, PT Akas Mulai Perbaiki Jalan Rusak Labuan Bajo-Kota Ruteng