Usut Korupsi BUMN, Kejagung Diminta Periksa PT. Adhi Karya dan PPK Proyek BBWS Nusa Tenggara II Pada Paket I dan 2

photo author
Carles Marsoni, Ide Nusantara
- Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:59 WIB

Petani di Pota, Kecamatan Sambi Rampas, Kabupaten Manggarai Timur, terpaksa menggunakan mesin pompa untuk menyedot air sumur agar bisa mengairi sawah

"Julfin Ahmad seperti yang dikabarkan Florespos.net, Senin (23/2/2026) mengatakan, untuk mengatasi kekurangan air yang mengalir ke sawah, para petani terpaksa menyedot air dari sumur, kalau tidak petani terancam gagal tanam," 

Dia menjelaskan, sebagian petani baru mulai menyiram bibit. Saat ini seharusnya padi sudah berumur 1,5 bulan dan masa panen biasanya bulan April, terlambat masa tanam akan berdampak pada penurunan produksi padi. Taman padi membutuhkan banyak air di masa awal. Tahun ini mereka mengeluarkan dana banyak untuk membeli bahan bakar untuk mesin pompa.

Proyek jaringan irigasi yang berpusat di tiwu sengit wae mbaling itu, hingga kini belum juga tuntas dan saat ini sedang dalam proses pengerjaan karena ada keterlambatan pelaksanaan, yang mengakibatkan sawah para petani tidak bisa bekerja akibat tidak ada pasokan air.

Proyek tersebut juga disubkan dan dikerjakan oleh CV Delta Flores. 

Proyek irigasi Tiwu Sengit
Proyek irigasi Tiwu Sengit (Istimewa)

Publik soroti dugaan persekongkolan dalam kejanggalan proses lelang proyek 

Baca Juga: PPK dan Konsultan Pengawas Proyek Irigasi Wae Ces di Manggarai Ditetapkan Jadi Tersangaka Oleh Kejati NTT

Tidak hanya soal kualitas, publik juga menyoroti adanya dugaan kejanggalan di balik lelang Proyek dampingan Kejaksaan Agung pada rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi utama kewenangan pemerintah daerah pada BBWS Nusa Tenggara (NT) II (Paket 2).

Seorang kontraktor asal NTT yang enggan namanya untuk dipublikasikan mengatakan, kalau proses lelang pada proyek tersebut sudah tidak benar. Pihaknya menuding panitia lelang menggunakan proses penunjukan langsung untuk pelaksanaan proyek yang anggarannya bersumber dari APBN sebesar Rp105.5 miliar.

Menurut dirinya, sangat janggal jika pendaftaran lelang proyek hanya diikuti oleh satu perusahaan. Dia menganggap ada kesan bahwa perusahaan yang mendaftar lelang tersebut diarahkan.

"Ada kesan proyek ini ditunjuk langsung," Ujarnya dalam pesan whatsapp yang diterima media ini pada jumat, 13 Maret 2026.

Berdasarkan data lelang yang diterima media ini dari sumber terpercaya, proyek tersebut dimenangkan oleh PT Adhi Karya. 

Hasil negosiasi perusahaan ini diketahui sebesar Rp102.145.001.235 dari nilai penawaran sebesar Rp.105.578.725.000 ( Seratus Lima Miliar Lima Ratus Tujuh Puluh Delapan Juta Tujuh Ratus Dua Puluh Lima Ribu Rupiah).  

Penampakan proyek irigasi masuk ke persawahan Oehani, Desa Kolabe, Kecamatan Amfoang Utara, Kabupaten Kupang, NTT.
Penampakan proyek irigasi masuk ke persawahan Oehani, Desa Kolabe, Kecamatan Amfoang Utara, Kabupaten Kupang, NTT. (Istimewa)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Carles Marsoni

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X