Respons Kapolres Manggarai Barat
Menanggapi apresiasi tersebut, Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, S.I.K., menyatakan bahwa keberhasilan pengamanan ini merupakan buah dari sinergi antara kepolisian dan masyarakat.
"Tentu ini merupakan kehormatan bagi kami. Fokus utama kami memang memastikan bahwa seluruh rangkaian ibadah berjalan tanpa gangguan sedikit pun, agar masyarakat merasa nyaman," ungkap AKBP Christian, dalam keterangannya, Rabu pagi (8/4).
Ia juga menegaskan bahwa Polres Manggarai Barat akan terus berkomitmen menjaga stabilitas keamanan di wilayah destinasi wisata super prioritas tersebut, tidak hanya pada hari besar keagamaan, tetapi dalam pelayanan harian kepada masyarakat.
"Menjaga keamanan di Labuan Bajo merupakan tanggung jawab kita bersama. Apresiasi yang disampaikan oleh Bapak Uskup menjadi motivasi utama bagi kami untuk menjaga kesetiaan dalam pengabdian, sekaligus terus meningkatkan kualitas pelayanan bagi seluruh masyarakat Manggarai Barat," tuturnya.
Rangkaian pengamanan Pekan Suci 2026 ini tercatat melibatkan ratusan personel yang tersebar di berbagai titik strategis, memastikan Labuan Bajo tetap menjadi simbol toleransi dan kedamaian di NTT.
Artikel Terkait
Uskup Siprianus Hormat Pimpin Misa Ketiga Minggu Paskah di Katedral Ruteng, Bupati Manggarai Turut Hadir
Solidaritas dari Katedral Ruteng: Bantuan Mengalir untuk Pembangunan Gereja dan Umat di Momen Paskah
Pemerintah Siapkan Perpres Peta Jalan dan Etika Tata Kelola AI