"Stunting dan literasi adalah fondasi masa depan generasi Manggarai Timur. Jika gizinya baik dan otaknya cerdas, maka daerah kita akan melompat maju. Semua program ini kami susun berdasarkan kebutuhan masyarakat agar tepat sasaran," tegas Margareta.
Lanjutnya, adapun beberapa rangkaian kegiatan yang lainnya nanti akan dibicarakan lebih lanjut dengan pemdes sesuai dengan kearifan lokal desa.
Sambutan Hangat Pemerintah Desa
Kepala Desa Rana Gapang, Melikior Wene, berharap mahasiswa mampu berbaur dan melaksanakan program yang memberi manfaat nyata.Pemdes dan masyarakat diharapkan untuk siap membantu serta mendukung adik-adik mahasiswa selama proses KKN.
Juga, Sekretaris Desa Rana Gapang, Safrinus Mboda menyampaikan
"Atas nama Pemerintah Desa Rana Gapang, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh mahasiswa. Kami menyambut baik dan sangat mengapresiasi kehadiran rekan-rekan," ujarnya.
Ia berharap Pemerintah Desa dan warga siap memberikan dukungan penuh serta berharap kehadiran mahasiswa tidak hanya membawa inovasi dan ilmu baru, tetapi juga solusi nyata bagi masyarakat di desa.
"Jadikan KKN ini kesempatan emas untuk berbaur, memahami kultur masyarakat lokal, serta mengasah soft skill_kepemimpinan. Tetap jaga sopan santun, hormati adat istiadat, dan berkoordinasi dengan perangkat desa serta dalam setiap kegiatan," tandasnya.
Hendrikus Rabu, Ketua BPD juga menyampaikan kesiapan masyarakat untuk berkolaborasi penuh selama pengabdian mahasiswa selama menjalankan KKN di desa Rana Gapang.
"Masyarakat bangga, mendukung, siap serta mau berkolaborasi dengan adik-adik Mahasiswa selama menjalani KKN di desa ini.Mari kita dukung serta memberikan motivasi untuk anak-anak kita, " ujarnya.
Bukan Menggurui, Tapi Belajar Bersama
Margareta mengingatkan tim untuk menempatkan diri sebagai mitra bukan "orang paling tahu".
"Mahasiswa hadir bukan sebagai orang yang paling tahu, tetapi sebagai pribadi yang mau belajar bersama masyarakat. Dengarkan, pahami kebutuhan mereka, dan hargai kearifan lokal," pesannya.