Kupang, idenusantara.com - Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sukses menyelenggarakan Stakeholders Day 2025 dan Intress NTT Award Kinerja Anggaran 2024 pada Rabu, 19 Maret 2025.
Acara yang digelar di Aula Lantai enam Gedung Keuangan Negara Kupang ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kanwil DJPb Provinsi NTT, Catur Ariyanto Widodo.
Kegiatan ini mengusung tema "Terus Melayani, Kuatkan Integritas Wujudkan APBN 2025 yang Efektif dan Efisien untuk Indonesia dan NTT Sejahtera" acara ini menjadi wadah apresiasi bagi satuan kerja (satker) dengan kinerja anggaran terbaik di wilayah NTT.
Fokus pada Efisiensi dan Optimalisasi Anggaran
Dalam sambutannya, Bapak Catur Ariyanto Widodo menyoroti penyesuaian anggaran dari pusat yang memengaruhi pelaksanaan acara. Meski demikian, esensi acara tetap terjaga dengan fokus pada peningkatan kualitas pengelolaan anggaran di seluruh satker. Menurutnya, efisiensi anggaran justru membuka peluang untuk optimalisasi sumber daya, sejalan dengan semangat mewujudkan APBN yang efektif dan efisien.
Salah satu bukti kemajuan NTT adalah keberhasilan provinsi ini meraih predikat wilayah dengan persentase transaksi non-tunai tertinggi di Indonesia melalui pemanfaatan Kantor Kas Negara (KKN). Hal ini menunjukkan kesiapan NTT dalam menghadapi era digitalisasi keuangan.
Kejati NTT Raih Predikat Terbaik I (satu) laporan Keuangan
Momen istimewa dalam acara ini adalah penghargaan yang diterima oleh Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT). Dari 77 satker penerima penghargaan, Kejati NTT berhasil meraih predikat Terbaik I Laporan Keuangan Tingkat Wilayah Selaku Unit Akuntansi Pembantu Pengguna Anggaran Tahun 2024 (Kategori UAPPA-W Sedang).
Penghargaan ini diberikan atas dedikasi dan profesionalisme dalam pengelolaan laporan keuangan yang akuntabel dan transparan.
Ini bukan kali pertama Kejati NTT meraih prestasi serupa. Sebelumnya, institusi ini telah beberapa kali menerima penghargaan serupa, menunjukkan konsistensi dalam menjalankan tugas dengan integritas tinggi.
Kejati NTT dinilai memiliki sistem pelaporan keuangan yang transparan, akurat, dan sesuai peraturan. Anggaran negara yang dipercayakan kepada Kejati NTT telah dimanfaatkan secara optimal hingga tahap pelaporan.