Peningkatan Investasi dan Kemitraan
Untuk mendukung pengembangan ekonomi lokal, Kamlasi mengajak investor, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk menanamkan modal di NTT.
Ia percaya bahwa dengan menciptakan iklim investasi yang kondusif, akan lebih banyak lapangan kerja yang terbuka. Kamlasi juga menekankan pentingnya kemitraan antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dalam menciptakan program-program yang berkelanjutan.
"Kita harus menciptakan sinergi antara berbagai pihak. Pemerintah dapat menyediakan insentif dan regulasi yang mendukung, sementara sektor swasta membawa modal dan keahlian.
Dengan demikian, kita bisa menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja," tambahnya.
Baca Juga: Asisten Manager Bulog Waingapu Sumba Dijadikan Tersangka, Aset Disita Kejati NTT
Kebijakan Proaktif dari Pemerintah Daerah
Kamlasi juga menggarisbawahi perlunya kebijakan proaktif dari pemerintah daerah dalam mengatasi pengangguran. Ia menyarankan agar pemerintah daerah menyusun dan melaksanakan program-program yang secara langsung menyasar pengurangan pengangguran, seperti pembangunan infrastruktur, proyek padat karya, dan pemberdayaan UMKM.
"Pengangguran adalah masalah kompleks yang memerlukan pendekatan holistik. Pemerintah harus berperan aktif dalam menciptakan peluang kerja dan mendukung inisiatif lokal," tutup Kamlasi.
Dengan berbagai strategi yang telah dipaparkan, Simon Petrus Kamlasi berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam upaya mengurangi pengangguran di NTT. Ia percaya bahwa dengan kerja keras dan kolaborasi antara semua pihak, NTT bisa mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.***