Dana Stunting Dihabiskan Lebih Banyak Untuk Rapat dan Perjalanan Dinas, Aneh Tapi Nyata!

photo author
ay, Ide Nusantara
- Minggu, 18 Juni 2023 | 20:34 WIB
Dana Stunting Dihabiskan Lebih Banyak Untuk Rapat dan Perjalanan Dinas, Aneh Tapi Nyata!    (Gambar Indiahono)
Dana Stunting Dihabiskan Lebih Banyak Untuk Rapat dan Perjalanan Dinas, Aneh Tapi Nyata! (Gambar Indiahono)

Masyarakat Indonesia merindukan adanya revormasi bahkan merevitalisasi keindonesiaan kita, terlebih khusus reformasi dan merevitalisasi dan mendesain ulang sistem pemerintahan dan birokrasi kita. 

Indonesia banyak potensi. Potensi untuk selalu mengibuli rakyatnya sendiri. Heran ya, jika banyak ASN mulai dari pegewai kecil hingga pejabat tinggi, kok kaya kaya ya. Ayo Pak Presiden, audit masal semua birokrasi. 

Indonesia terjadi degradasi kebijakan dan pola pembangunan. Desain program ya bagus, namun implementasinya tak bagus. Apa yang salah dengan Indonesia kita. Pemimpinkah yang salah? Kebijakankah yang salah? ataukah pola birokrasi yang masif untuk mencari keuntungan dalam setiap program? 

Itulah wajah Indonesia kita. Terasa sulit untuk  menjadikan Indonesia berdaulat, beraklak dan bermartabat serta tidak mengatasnamakan masyarakat dalam program, dan harus programnya betul-betul menyentuh masyarakat. 

Bayangkan saja, hal sederhana dalam implementasi program Stunting. Yang seharusnya untuk menyelesaikan masalah Stunting, namun dana Stunting untuk membesarkan perut birokrasi. Waduh pening deh kalau kayak begini birokrasi kita. 

Hal sederhana lain, ketika tim Idenusantara.com menelusuri ke beberapa birokrasi dalam melaksanakan program, Misalkan program pelaksanaan kegiatan seharusnya satu Minggu, namun pelaksanaan riil 4 hari. Bayangkan saja ya.. betapa naiifnya itu, tetap pertanggungjawaban sangat rapi dan lengkap daftar hadir serta foto kegiatan selama satu Minggu. Kalau begini, kapan program benar-benar untuk masyarakat, rapat sudah terjadi kolusi, apalagi workshop, soalisasi dananya sudah habis. 

Di tempat lain (Dinas), ada Terjadi pemotongan sana sini hampir di setiap dinas, katanya PPN. Belum lagi di setiap birokrasi bagi bagi dana diakhir bulan, pertiga bulan, satu semestet bahkan diakhir tahun dari hasil yang katanya selesai dan sukses melaksanakan program. Ya, Itulah Indonesia. Apa yang salah ya.. 

Presiden sebagai kepala Negara dengan sejuta alat kenegaraan seharusnya mampu memecahkan masalah dan nestapa di atas Perahu besar Indonesia. 

Kalau diurai satu persatu, tak akan habisnya keniscayaan pola kebijakan, pola pembangunan, pola kibul mengibuli di Indonesia yang selalu dan selalu mengatasnamakan masyarakat namun masyarakat tak merasakan sesungguhnya. 

Sangat mengharapkan diakhir Masa Jabatan ini, Presiden Joko Widodo sangat mampu membuka semua ke publik terkait problem bangsa ini. Jika ingin menjadi Indonesia hebat, Pak Presiden harus berani, membuka aib kebusukan semua birokrasi di Indonesia. Masyarakat Indonesia menantang Presiden Joko Widodo untuk mengaudit seluruh birokrasi secara benar, jika tidak, masyarak menduga Presiden bagian dari dalang merusak birokrasi di Indonesia.

Salam hormat. Atas nama Masyarakat Indonesia, Idenusantara.com mencintai Indonesia, perbaiki sistem dan birokrasi Indonesia harapannya. Salam dan hormat. Indonesia Raya, Indonesia Jaya, Jaya untuk semua masyarakat Indonesia.

Pimred, IdeNusantara.com.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: ay

Tags

Rekomendasi

Terkini

X