Apakah Anjing Keracunan Bisa Sembuh?

photo author
Carles Marsoni, Ide Nusantara
- Selasa, 25 Maret 2025 | 05:53 WIB
Foto anjing keracunan (Foto: Net)
Foto anjing keracunan (Foto: Net)

IDE NUSANTARA -Tak hanya manusia, anjing juga dapat mengalami keracunan. Anjing yang keracunan dapat sembuh apabila dilakukan penanganan yang tepat. Inilah mengapa pemilik anjing harus memahami langkah penanganan tersebut, di antaranya:

1. Memastikan Penyebab

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memastikan apa penyebab anjing keracunan. Pemilik harus mengetahui apakah sang peliharaan mengonsumsi makanan yang berbahaya bagi anjing seperti coklat atau kacang.

Apabila demikian, pemilik harus berusaha membuat anjing memuntahkan makanan itu. Tapi apabila anjing memakan racun tikus, pupuk, maupun bahan lainnya, pemilik harus segera melakukan penanganan lain.

2. Mencuci Bagian Tubuh

Jika anjing memakan suatu bahan beracun seperti racun tikus atau pupuk, pemilik harus segera mencuci seluruh bagian tubuh anjing terutama sekitar mulut dan kaki. Pencucian harus dilakukan menggunakan air mengalir.

Selain itu, pemilik juga harus mencuci area rumah di mana anjing melakukan kontak dengan bahan beracun.

Baca Juga: Anjing Keracunan dan Pertolongan Pertamanya

3. Membawa ke Area Terbuka

Apabila anjing keracunan akibat gas beracun dalam rumah, pemilik harus segera membawa anjing ke area terbuka seperti halaman dan teras. Dengan demikian, gas beracun dalam tubuh anjing dapat berganti dengan udara bersih.

Saat sudah di area terbuka, anjing dapat dibiarkan mengatur napasnya sendiri. Pemilik tidak boleh menekan bagian dada anjing sebab akan membuatnya panik serta menghambat kinerja paru-paru.

4. Memberi Air Kelapa

Keracunan pada anjing dapat ditangani dengan cara alami yaitu memberikan air kelapa. Cara ini menurunkan resiko timbulnya gangguan kesehatan pada anjing.

Kandungan mineral dalam air kelapa mempunyai kemampuan menetralkan racun yang ada dalam tubuhnya. Adapun jenis kelapa terbaik yaitu kelapa wulung dewan warna sedikit merah muda saat dibuka.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Carles Marsoni

Sumber: Dari berbagai sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

5 Manfaat Bangun Pagi yang Terbukti Secara Ilmiah

Senin, 12 Januari 2026 | 22:40 WIB

Sejumput Kebaikan di Malam yang Lapar

Jumat, 4 Juli 2025 | 05:17 WIB

Bahaya Tidur Kurang dari 7 Jam Sehari

Jumat, 13 Juni 2025 | 07:36 WIB

Manfaat Bangun Pagi untuk Fisik dan Mental

Senin, 19 Mei 2025 | 05:12 WIB
X