nasional

Menuju Kongres dan MPA 2026 Juli Mendatang, PMKRI Ruteng Tegaskan Kesiapan Total sebagai Tuan Rumah

Minggu, 24 Mei 2026 | 00:54 WIB
PMKRI Ruteng menggelar konferensi pers terkait kesiapan sebagai tuan rumah dalam menyelenggarakan Kongres dan MPA 2026 di bulan Juli mendatang. (Gordi Jamat)

IDENUSANTARA.COM - Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng Santo Agustinus menegaskan kesiapan penuh untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Kongres XXXIV dan Majelis Permusyawaratan Anggota (MPA) XXXIII PMKRI Santo Thomas Aquinas yang akan berlangsung di Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, pada 19-25 Juli 2026 mendatang.

Penegasan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Margasiswa PMKRI Cabang Ruteng Santo Agustinus, Sabtu (23/5/2026), dan dihadiri sejumlah awak media. Kurang dari dua bulan menjelang pelaksanaan agenda nasional tertinggi organisasi mahasiswa Katolik terbesar di Indonesia itu, PMKRI Ruteng memastikan seluruh tahapan persiapan terus berjalan sesuai rencana dan mendapat dukungan luas dari berbagai pihak.

Baca Juga: Kisah Mengharukan; Fandi Melawan Infeksi Tulang di Tengah Keterbatasan Ekonomi

Bagi PMKRI Cabang Ruteng, kepercayaan menjadi tuan rumah Kongres dan MPA bukan sekadar kesempatan menyelenggarakan sebuah kegiatan organisasi berskala nasional. Lebih dari itu, momentum tersebut dipandang sebagai kehormatan besar sekaligus tanggung jawab historis yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi demi menjaga marwah organisasi dan menghadirkan forum yang bermakna bagi kader PMKRI dari seluruh Indonesia.

Ketua PMKRI Cabang Ruteng, Margareta Kartika, menegaskan bahwa mandat yang diberikan melalui Forum MPA di Merauke pada tahun 2024 merupakan amanah besar yang kini menjadi tanggung jawab Dewan Pimpinan Cabang PMKRI Ruteng periode 2024-2026.

"Kepercayaan yang telah diberikan oleh Forum MPA Merauke pada tahun 2024 kepada PMKRI Cabang Ruteng sebagai tuan rumah Kongres XXXIV dan MPA XXXIII adalah suatu kehormatan besar bagi cabang dan menjadi tanggung jawab besar bagi Dewan Pimpinan Cabang Ruteng masa periode 2024-2026," tegas Margareta.

Menurutnya, Kongres dan MPA PMKRI memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar forum pergantian kepengurusan.

Agenda tersebut, kata dia, merupakan ruang refleksi, konsolidasi, dan perumusan arah perjuangan organisasi dalam menjawab berbagai tantangan bangsa yang terus berkembang.

Baca Juga: “Tangisan di Tengah Laut” Aksi Heroik Bidan Muda Selamatkan Ibu dan Bayi di Atas KM Dharma Rucitra VII

Margareta menjelaskan bahwa dalam forum tersebut, ratusan kader PMKRI dari berbagai cabang di seluruh Indonesia akan berkumpul untuk membahas berbagai isu strategis yang memengaruhi kehidupan masyarakat, mulai dari persoalan lokal hingga tantangan global yang membutuhkan perhatian bersama.

"Hajatan Kongres dan MPA ini bukan hanya sekadar mempertemukan mahasiswa dari berbagai cabang se-Indonesia, tetapi menjadi moment untuk mencermati, menganalisis dan menyikapi dinamika sosial kemasyarakatan yang mencakup isu-isu strategis baik lokal, nasional hingga global, menentukan arah gerak organisasi ke depannya dalam mewujudkan Pro Ecclesia et Patria dan puncaknya pada pergantian atau pemilihan Ketua Pengurus Pusat PMKRI St. Thomas Aquinas periode 2026-2028," jelasnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Kongres dan MPA PMKRI tidak hanya menjadi arena demokrasi organisasi, tetapi juga wadah bagi kader untuk merumuskan gagasan-gagasan kebangsaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan Indonesia di masa depan.

Selain menjadi ruang perumusan kebijakan organisasi, penyelenggaraan Kongres dan MPA di Ruteng juga diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkenalkan kekayaan budaya, tradisi, dan potensi pariwisata Manggarai kepada peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Kabupaten Manggarai selama ini dikenal sebagai salah satu wilayah yang memiliki kekayaan budaya yang khas, bentang alam yang memukau, serta tradisi masyarakat yang masih terjaga. Kehadiran peserta Kongres dan MPA diharapkan menjadi sarana promosi yang efektif bagi daerah tersebut.

Baca Juga: Sambut Hari Lansia Sedunia, Pemda Matim dan Kemensos Layani e-KTP hingga Cek Kesehatan Gratis untuk Lansia

Halaman:

Tags

Terkini