Meneguhkan Jati Diri Bangsa Melalui Inklusi Sosial Masyarakat Adat

photo author
Dionisius Upartus Agat, Ide Nusantara
- Senin, 6 Oktober 2025 | 18:55 WIB
Eufrasia Novantina Resi (Mahasiswa Semester VII STIPAS St. Sirilus Ruteng)
Eufrasia Novantina Resi (Mahasiswa Semester VII STIPAS St. Sirilus Ruteng)

Pada akhirnya, inklusi sosial yang sejati menuntut sinergi dari ketiga elemen ini.

Pemerintah menjalankan mandat hukumnya, sementara Lembaga Keagamaan dan OMS menyalakan api moral dan kemanusiaan.

Hanya dengan perpaduan aksi ini, keadilan struktural akan tercapai, dan masyarakat adat benar-benar mendapat tempat yang setara di panggung utama kehidupan berbangsa.

Inilah saatnya kita meneguhkan kembali jati diri Indonesia, sebuah bangsa yang beragam, yang kuat karena menghargai setiap tetes warisan kearifan lokalnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dionisius Upartus Agat

Rekomendasi

Terkini

Wartawan Harus Tahu Dulu Baru Bertanya

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:17 WIB

Mampukah Wartawan Adil Sejak Dalam Pikiran?

Senin, 9 Februari 2026 | 21:53 WIB

Fenomena Istri Simpanan di Kalangan Pejabat Tinggi

Senin, 9 Februari 2026 | 07:29 WIB
X