Baca Juga: Kabar Gembira Bagi PNS ! Pemerintah Bakal Rombak Gaji dan Tunjangan Kinerja
Maka dari itu, untuk mengurangi dampak negatif yang ditimbulkan oleh ketidakmampuan dalam menyesuaikan diri sehingga menyebabkan mental dapat terganggu adalah diperlukannya sikap-sikap penting yang dimiliki oleh setiap individu dalam menentukan kesehatan mental.
Sikap-sikap tersebut antara lain; 1) sikap menghargai diri sendiri, 2) sikap memahami dan menerima keterbatasan diri sendiri dan keterbatasan orang lain, 3) sikap memahami kenyataan bahwa semua tingkah laku ada penyebabnya, dan 4) sikap memahami dorongan untuk aktualisasi diri (Semiun, 2006).
Baca Juga: Jhoni Plate Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi Proyek BTS
Selain itu, juga terdapat hal yang tak kalah penting untuk menjaga kesehatan mental yaitu dengan cara meningkatkan religiusitas dan kebermaknaan hidup.
Hal ini seperti yang terangkum pada penelitian yang dilakukan oleh Bukhori kepada para mahasiswanya dengan penelitian yang berjudul Kesehatan Mental Mahasiswa Ditinjau dari Religiusitas dan Kebermaknaan Hidup.
Bukhori kemudian menjelaskan bahwa tingkat religiusitas dan kebermaknaan hidup seseorang memiliki peranan penting dalam mewujudkan kesehatan mental. Hal ini dapat direalisasikan dengan cara mengikuti beberapa kegiatan keagamaan ataupun kegiatan bermanfaat lain agar mendapatkan hidup, sehingga kesehatan mental pun dapat terwujud.
Karena itu, meningkatkan kehidupan religiusitas sesuai keyakinan turut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya memelihara kesehatan mental. ***
Penulis: Evani Diana Maldi (Mahasiiwa Prodi Kepperawatan UNIKA Kupang)