Sosialisasi Sanitasi di SDI Iteng 1, Mahasiswa KKN Unika Ruteng Edukasi Siswa Tentang Hidup Bersih

photo author
Gordianus Jamat, Ide Nusantara
- Sabtu, 6 September 2025 | 18:02 WIB
Mahasiswa KKN dari kampus Universitas Katolik (Unika) Santu Paulus Ruteng melaksanakan sosialisasi bertema sanitasi sekolah di SDI Iteng 1, Sabtu (6/9/2025).  (Dok. Idenusantara.com/ Gordi Jamat)
Mahasiswa KKN dari kampus Universitas Katolik (Unika) Santu Paulus Ruteng melaksanakan sosialisasi bertema sanitasi sekolah di SDI Iteng 1, Sabtu (6/9/2025). (Dok. Idenusantara.com/ Gordi Jamat)

Sementara itu, Patricia Nadya menyoroti soal kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan sekolah.

Menurutnya, tidak boleh ada pandangan bahwa kebersihan hanyalah urusan guru atau petugas sekolah.

"Kami ingin adik-adik paham bahwa kebersihan bukan hanya tugas guru atau petugas, tetapi juga kewajiban setiap siswa," tegas Patricia.

Ia mencontohkan, tindakan sederhana seperti tidak membuang bungkus jajanan sembarangan atau mengingatkan teman yang lupa mencuci tangan, adalah bentuk nyata partisipasi siswa dalam menjaga kebersihan.

Baca Juga: Inspiratif, SMKN 1 Wae Ri'i Cetak Lulusan Masuk Perguruan Tinggi Negeri, Ada Yang Lolos Kedokteran Hewan

Lebih jauh, Patricia juga menekankan pentingnya kesadaran dalam memilih makanan dan jajanan.

"Dengan memilih jajanan yang bersih dan bergizi, kita sedang melindungi diri sendiri dan teman-teman. Karena makanan yang kotor bisa menyebabkan penyakit, sedangkan makanan sehat membuat kita lebih kuat dan bersemangat belajar," katanya.

Dukungan Penuh dari Kepala Sekolah

Kepala SDI Iteng 1, Hidelgardus Maria Surya, S.Pd, menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN Unika Ruteng yang membawa materi tentang sanitasi sekolah.

Ia menilai kegiatan ini sejalan dengan upaya sekolah menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan kebiasaan hidup sehat pada siswa.

"Kami sangat mendukung kegiatan ini karena memberi pemahaman yang tepat kepada anak-anak tentang bagaimana menjaga kebersihan sekolah, mengelola sampah, dan memilih jajanan sehat. Kebiasaan baik ini harus ditanamkan sejak dini agar kelak menjadi bagian dari pola hidup mereka," ujar Hidelgardus.

Baca Juga: PERMMAI-Ende Raih Juara II Lomba Renungan BKSN di Paroki St. Marianus Pu’urere

Menurutnya, pendidikan formal tidak cukup hanya dengan pengajaran akademik di kelas. Pembentukan karakter melalui pembiasaan hidup bersih justru menjadi salah satu fondasi penting bagi masa depan anak.

"Sekolah yang sehat adalah sekolah yang mendidik anak-anak bukan hanya untuk pintar, tetapi juga untuk disiplin, peduli, dan bertanggung jawab terhadap lingkungannya," tambahnya.

Antusiasme dan Kesadaran Siswa

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Gordianus Jamat

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X